LITBANG KEMENANG RI Audiensi ke Baznas Provinsi Riau

0
97

PEKANBARU (HPC)- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau Menerima Kunjungan serta Audiensi dari Peneliti Litbang Kementerian Agama Jakarta. Pada kunjungan ini disambu oleh Ketua Baznas Provinsi Riau Dr. H. Azwar Aziz. SH. M. Si, Wakil Ketua III Dr. Hana. M. Sy, Sekretaris Baznas Riau Budi, Kabag Keuangan Idris. SE. Sy, dan Kabag Pendistribusian, Pendayagunaan Musliadi. S. Ag.

Hal ini di Sampaikan langsung oleh Ketua Baznas Provinsi Riau Dr. H. Azwar Aziz. SH. M. Si kepada media, terkait kedatang Peneliti dari Litbang Kemenag RI Rabu (4/3/2020)

” ya hari ini kita menerima audiensi dan kunjungan dari Peneliti Kemenag RI, di Kantor Baznas Provinsi Riau. Audiensi ini terkait Pencapaian Baznas Riau yang sesuai dengan Renstra atau rencana Strategis Baznas Provinsi Riau.” kata Dr. H. Azwar Aziz.

MENARIK DIBACA:  Anggota DSD SDS Polda Riau Safari Ramadhan

Adapun Peneliti dari Litbang Kementerian Agama RI yang hadir Ismail, S. Ag dan Ma’mun. S. Ag. Ketika di Wawancara Ismail. S. Ag mengatakan melakukan Penelitian Tentang Rencana Strategis (Renstra).

“Ya kami dari litbang Kementerian Agama kan malakukan penelitian tentang Rencana Strategis ( Renstra) jadi tiap lembaga itu punya Renstra kalau Kemenag itu Renstra nya Tahun 2015-2019 jadi ternyata di Baznas pun Punya Renstra juga.” kata Ismail.

Lebih lanjut di jelaskan Ismail, dari kemenag khususnya dari Litbang ingin mengetahui sejauh mana kontribusi Baznas sebagai mitra Kementerian Agama dalam membangun plantropi keagamaan khususnya Zakat di Provinsi Riau, karena laporan dari kementerian Agama Provinsi Riau itu Potensi Zakat di Riau Cukup Besar. Laporan terakhir itu ada Rp. 110 Milyar Lebih yang sudah di himpun tahun 2019 dari Seluruh Baznas dan LAS Se Riau.

MENARIK DIBACA:  Balon Wagubri Khairuddin Al-Young Riau Safari Politik ke Partai Bulan Bintang

“Ternyata peran Pemerintah Daerah itu untuk menghimpun Zakat ini kan sangat besar kami coba menyimpulkan Baznas di Provinsi Riau ini perlu di Suport dari segi Regulasi dari Pemerintah itu sendiri. Yang di himpun itu kan zakat Provinsi Profesi dari ASN saya pikir yang dari Luar ASN juga seperti Perusahaan atau Lembaga juga Cukup Besar Potensi yang ada. Jadi kami berharap di RKAT itu ada Target yang harus dimunculkan sehingga lebih besar dana yang di himpun dan manfaat untuk umat juga.” paparnya. (wan)