Peduli Lingkungan Mapala Humendala Bagi Bibit dan Takjil dengan Masyarakat Gratis

0
65

PEKANBARU (HPC)- Mapala Humendala melakukan acara Ngabuburit peduli lingkungan bersama Mapala Humendala adalah Mahasiswa pecinta alam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau yang bertujuan untuk saling berbagi sekaligus untuk mengingatkan sesama.

“kita adalah makhluk ekologi yang tidak bisa hidup tanpa lingkungan yang sehat dan udara yang bersih. Maka dengan itu kita harus mecintai lingkungan, setidaknya jika kita tidak bisa berbuat banyak, kita bisa melakukan dengan menanam pohon di halaman rumah masing – masing.” Kata Doni Fadhli, Minggu (12/5/2019)

Lebih lanjut di katakan Ketua Mapala Humendala ini, Kegiatan ini dilakukan dengan beberapa aktifitas, diantaranya bagi bibit pohon, bagi takjil serta menggalang donasi untuk bencana banjir Bengkulu.

BACA JUGA  Sambut 17 Agustus, ICMI Muda Kota Pekanbaru Taja dialog Kemerdekaan

” kegiatan ini dalam suasana ramadhan mengajak semua peduli akan lingkungan dan dengan ini kami mapala humendala membagikan bibit gratis,takjil gratis dan mengumpulkan donasi untuk korban di bengkulu ” ucap Doni.

Sedangkan koordinator lapangan kegiatan ini, Rezza Izami mengatakan, dengan kegiatan berbagi takjil dan bibit pohon ini dapat ditanam dan mengurangi polusi.

“di Riau ini banyak terjadi kebakaran dan kabut asap juga sering terjadi,dan harapan nya dari peduli lingkungan mapala humendala ini setidak nya dapa mengurangi polusi di kota ini berkurang dengan setiap warga atau masyarakat menanam pohon di rumah mereka.” ujar Reza.

Diki albarado, Mahasiswa Universitas Riau yang juga mengikuti kegiatan ini mengatakan kegiatan ini sangat positif karena bisa membagkitkan jiwa sosial seseorang melalui kegiatan kreatif dengan membagikan takjil dan bibit gratis.

BACA JUGA  Natal dan Tahun Baru 2018, Inilah Imbauan Kapolresta Pekanbaru

“Kegiatan ini sangat baik karena dapat membuat orang lain untuk tertarik harapan nya semoga ada kegiatan ini lagi dan tidak di bulan puasa aja dan harapan nya tidak hanya mapala aja tetapi komunitas yang lain juga ikut berkontribusi untuk peduli lingkungan yang ada di riau terutama di sekitar kita. ” tutup Diki. (sk)