KAMPAR (HALUANPOS.COM)-Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Kampar resmi membuka kegiatan Baitul Arqam Dasar (BAD) dengan mengusung tema “Membangun Spirit Kader guna Mengokohkan Langkah Perjuangan”. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat ideologi, militansi, serta kualitas kader Pemuda Muhammadiyah di Kabupaten Kampar.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia, Saudara Alfian Saputra, S.H., menyampaikan bahwa Baitul Arqam Dasar kali ini diikuti oleh 40 peserta yang berasal dari berbagai Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah se-Kabupaten Kampar. Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh sebagai bagian dari proses kaderisasi organisasi.
Selanjutnya, Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kampar, Saudara Taufiq Wahyudistah, S.Pd., M.Si., menegaskan pentingnya keseriusan peserta dalam mengikuti kegiatan ini. Ia mengharapkan seluruh peserta dapat mengikuti Baitul Arqam Dasar dari awal hingga akhir secara disiplin dan penuh tanggung jawab, demi terbentuknya kader yang berintegritas dan berkomitmen terhadap perjuangan Persyarikatan.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Riau, Saudara Rizal S. Ia menekankan bahwa kaderisasi merupakan jantung keberlangsungan organisasi. Oleh karena itu, ia berharap proses perkaderan Pemuda Muhammadiyah di Kabupaten Kampar dapat terus berjalan secara berkesinambungan dari tahun ke tahun.
Sebagai penutup, sambutan disampaikan oleh Ayahanda Edwar, S.Si., M.Si., yang mengajak seluruh elemen Pemuda Muhammadiyah dan organisasi otonom (Ortom) Muhammadiyah untuk terus memperkuat kolaborasi, khususnya dalam kegiatan dakwah dan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, sinergi antarortom merupakan kunci dalam memperluas dan memperkokoh gerakan dakwah Muhammadiyah.
Kegiatan Baitul Arqam Dasar Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Kampar ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai Jumat hingga Ahad, 30 Januari–1 Februari 2026, dan diharapkan mampu melahirkan kader yang memiliki spirit keislaman, keilmuan, dan keorganisasian yang kuat sebagai penerus estafet perjuangan Muhammadiyah. (Rls)
