PEKANBARU(Haluanpos.com)-Dalam rangka mempererat silaturahmi serta menyambut tahun baru Imlek serta menyambut bulan suci ramadhan,
Pengurus Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Pekanbaru mengelar silahturahmi dengan tokoh masyarakat, tokoh ulama, perwakilan Kapolresta Pekanbaru dan Danramil Pekanbaru, perwakilan Satpol-PP Pekanbaru, Dinas Pariwisata kota Pekanbaru, Perwakilan DPMPTSP, pihak PHRI, Ormas Melayu, FKUB Kota Pekanbaru, PSMTI Kota Pekanbaru serta pemilik tempat hiburan malam di kota Pekanbaru serta puan LAMR Kota Pekanbaru. Jumat(6/2)
Dimana acara silahturahmi di sekretariat LAMR kota Pekanbaru, dipimpin oleh ketua Umum DPH LAMR kota Pekanbaru, Datuk Seri Muspidauan yang didampingi Sekretaris LAMR kota Pekanbaru, Datuk Bambang serta dihadiri Datuk Tengku Arifin selaku sekretaris MKA LAMR kota Pekanbaru.

Dalam pertemuan tersebut, Datuk Seri Muspidauan selaku ketua Umum DPH
Lembaga Adat Melayu Riau Kota Pekanbaru mengatakan, bahwa LAMR kota Pekanbaru merupakan Payung Negeri maka keberadaan LAMR kota Pekanbaru juga merupakan rumah kita bersama, tempat kita bermusyawarah, tempat masyarakat mengadu dan tempat kita menyelesaikan masalah. Bahkan LAMR kota Pekanbaru wajib memberikan teguran dan himbauan terutama bagi pihak yang sudah melanggar adat istiadat budaya Melayu di kota Pekanbaru,” ungkap Muspidauan.
Mengenai peristiwa prilaku yang menyimpang yang terjadi disalah satu tempat hiburan malam, kami dari LAMR kota Pekanbaru juga berkewajiban memberikan teguran dan himbauan kepada pelaku usaha THM agar melakukan kontrol terhadap aktivitas usahanya agar kedepannya tidak terjadi lagi melanggar adat istiadat budaya Melayu dan mencerdai Marwah Melayu,” harap Datuk Muspidauan
Kami mengajak semua pihak untuk menghargai dan menghormati satu dengan yang lainnya. Maka hari ini mari kita cari solusi terbaik agar kota Pekanbaru lebih baik kedepannya,” ungkap Datuk Muspidauan.
Mewakili Kapolresta Pekanbaru, AKP Sugiana selaku Kanit Binmas Polresta Pekanbaru menyatakan, Sangat mendukung menciptakan situasi yang kondusif di kota Pekanbaru, dan itu bukan menjadi tanggung jawab semuanya oleh pihak kepolisian, tetapi tentunya juga melibatkan semua elemen masyarakat kota Pekanbaru,” ungkap AKP Sugiana
Pihak dari DPMPTSP Pekanbaru, Rudianto menambahkan bahwa
Nantinya akan ada surat edaran dalam rangka pemberitahuan kepada pelaku usaha untuk menutup sementara terutama dalam pelaksanaan ramadhan. Dan kami berharap kepada pihak manajemen THM untuk menyesuaikan izin yang dimiliki, dan jangan dirubah pungsi izin yang ada,” harap pihak DPMPTSP
Salah satu perwakilan ormas Melayu, Panglima Muhammad Khalid menyatakan, Konsep silahturahmi ini sangat bagus, namun perlu ada putusan bersama yakni berbentuk Warkah yang dikeluarkan oleh LAMR kota Pekanbaru. Keberadaan Warkah tersebut menjadi pondasi dalam penguatan adat istiadat budaya Melayu di negeri Melayu ini,” ungkap Panglima Khalid
Dan kami menghimbau kepada pemilik hiburan agar mematuhi aturan, dan kami berharap dari pihak Satpol PP dan pihak kepolisian melakukan pemantauan ditempat hiburan malam terutama jam operasionalnya yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku,” pinta Panglima Khalid
Diakhir acara, para perwakilan THM dipasangkan tanjak oleh para panglima-panglima perwakilan Ormas Melayu.(YS)
