Pelalawan(Haluanpos.com)— Masyarakat dari berbagai daerah di Provinsi Riau memadati kawasan pemakaman umum di Malako Kocik, Desa Rantaubaru, Kabupaten Pelalawan, Senin (23/3/2026), dalam rangka mengikuti tradisi ziarah kubur 3 Syawal yang telah berlangsung turun-temurun.
Kegiatan diawali dari kompleks pemakaman Syekh Haji Muhammad Aris, kemudian dilanjutkan ke kompleks pemakaman Syekh H Ibnu Kutsir Mayung, dan diakhiri di kompleks pemakaman Syekh H Abdusshomad Jaafar serta Syekh H Abdurrahman Thohir.
Di dua lokasi awal, para peziarah melaksanakan pembacaan Surat Yasin, takhtim, tahlil, dan doa bersama.
Sementara itu, di lokasi terakhir, selain rangkaian yang sama, kegiatan juga diisi dengan tausiyah singkat yang disampaikan oleh Datuk Sati Diraja Batin Sibokol-Bokol, Datuk Dr H Griven H Putera.
Rangkaian kegiatan tahlil dan lainnya tersebut turut dipimpin oleh Syekh H Zulkarnaini LC bersama tokoh agama lainnya.
Tradisi ziarah ini memiliki keunikan tersendiri. Para peziarah harus menempuh perjalanan menggunakan perahu motor selama kurang lebih 20 menit dari desa menuju area pemakaman.
Perjalanan melalui jalur air tersebut menjadi bagian tak terpisahkan dari kekhidmatan dan nilai historis kegiatan ini.
Ziarah kubur yang dilaksanakan setiap 3 Syawal ini tidak hanya menjadi sarana mendoakan para tokoh agama terdahulu, tetapi juga mempererat silaturahmi antarwarga dari berbagai daerah.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pelaksanaan shalat Zuhur berjamaah dan makan bersama di Masjid Nurul Falah.(YS)
