PEKANBARU(Haluanpos.com)-
Forum Pembauran Kebangsaan(FPK) Kota Pekanbaru melalui ketua Dwi Agus Sumarno menyikapi dinamika yang berkembang terkait persoalan antara Saudara Suparman dan Saudara Iwan Pansa dengan penuh perhatian dan rasa tanggung jawab terhadap kondusivitas daerah. Kamis(7/5)
FPK Kota Pekanbaru menegaskan bahwa persoalan yang terjadi hendaknya dipahami sebagai persoalan pribadi dan tidak diperkenankan untuk menjadi persoalan kelompok, suku, organisasi, maupun isu bernuansa SARA yang dapat memecah persatuan masyarakat di Kota Pekanbaru.
Kota Pekanbaru merupakan rumah bersama yang dibangun di atas keberagaman, persaudaraan, serta semangat adat Melayu yang menjunjung tinggi marwah, musyawarah, dan perdamaian. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat menahan diri, menjaga suasana tetap sejuk, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar, provokasi di media sosial ataupun mendengar langsung provokasi tersebut.
FPK Kota Pekanbaru juga mengajak seluruh tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh warga untuk bersama-sama menjaga persatuan dan keamanan daerah demi terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis dan damai.
Kami mendukung upaya penyelesaian persoalan ini melalui pendekatan musyawarah mufakat, dan tidak melalui jalur hukum dengan tetap mengedepankan nilai-nilai persaudaraan dan penghormatan terhadap kearifan lokal.
FPK Kota Pekanbaru percaya bahwa setiap persoalan dapat diselesaikan dengan kepala dingin, komunikasi yang baik, dan semangat persatuan demi kepentingan masyarakat yang lebih luas.
Akhirnya, kami mengimbau seluruh masyarakat Kota Pekanbaru untuk tetap menjaga ketertiban, tidak menyebarkan ujaran kebencian, serta bersama-sama menjaga marwah dan kehormatan Kota Pekanbaru yang kita cintai.(Rls/YS)
