PEKANBARU(Haluanpos.com)-Untuk menjadi penyejuk dan sebagai tawar sedingin, Lembaga Adat Melayu Riau kota Pekanbaru kembali mengelar pertemuan sekaligus bersilahturahmi
dengan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Pekanbaru,  Kapolresta Pekanbaru yang diwakili Kasat Intelkam, Perwakilan Kapolsek Senapelan, Ketua Ipemaru, Satpol PP, Hulu Balang Kota Pekanbaru, Tameng Adat Provinsi Riau, DPP Laskar Melayu Riau (LAMR) Kota Pekanbaru di sekretariat LAMR kota Pekanbaru.Jumat(8/5)

Dalam pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPH LAMR kota Pekanbaru, Datuk Seri Muspidauan yang didampingi sekretaris MKA LAMR Kota Pekanbaru, Datuk Tengku Arifin, Puan LAMR kota Pekanbaru dan beberapa pengurus LAMR kota Pekanbaru.

” Sebenarnya pertemuan ini harus rutin dilakukan sehingga muncul ide-ide dan gasan-gasan yang positif dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi di kota Pekanbaru,” ungkap Muspidauan

MENARIK DIBACA:  Tim Penjaringan dan Penyaringan Balon Koni Riau Resmi Dibuka
Usai Pertemuan, Pengurus LAMR kota Pekanbaru Berphoto Bersama
Usai Pertemuan, Pengurus LAMR kota Pekanbaru Berphoto Bersama

Dikarenakan kota Pekanbaru berpijak pada adat budaya Melayu, yakni Adat Bersandi Syarak, Syarak Bersandi Kitabullah. Untuk itu, kita berharap agar masyarakat memahami adat istiadat budaya Melayu, bagaimana beretika, sopan santun, dan sebagainya. Untuk itu, mari kita ciptakan kota Pekanbaru yang aman, nyaman dan penuh kedamaian, maka perlu peran semua pihak. Bila perlu Kota Pekanbaru ini harus menjadi contoh bagi daerah lain.,” ungkap Muspidauan

Selain itu, bagaimana kita membuat formula-formula yang efektif dalam mengatasi semua persoalan di kota Pekanbaru, seperti narkoba dan persoalan lainnya,” ujar Muspidauan

Dwi Agus Sumarno, selaku ketua Forum Pembauran Kebangsaan menyatakan, Kita menghimbau kepada masyarakat kota Pekanbaru dengan berbagai suku, etnis, mari kita berpijak pada adat istiadat budaya Melayu. Kalau ingin mencari rezeki di kota Pekanbaru silahkan, namun harus pahami dan mengerti dengan adat dan budaya melayu itu sendiri,” ungkap Dwi Agus Sumarno

MENARIK DIBACA:  65 PJU di Perkantoran Tenayan Terpantau di Ruang Kendali Dishub

Selain itu, kita dari FKP sudah melaksanakan konsolidasi dan komunikasi internal di paguyuban masing-masing agar tidak terprovokasi “HOAX”
yang dapat memecah belah keharmonisan dan pembauran kebangsaan masyarakat kota bertuah yang kita cintai ini. Jadi, mari kita sama-sama menjaga Marwah kota Pekanbaru ini. Ingat, di mana bumi dipijak, disitu langit dijunjung,” ujar Dwi Agus Sumarno

Kasat Intel Polresta Pekanbaru, Kompol Edi Sutomo menambahkan, Kita menyambut baik pertemuan dan silahturahmi ini. Sebab hal ini juga mendukung tugas pokok kepolisian yakni Harkamtibmas. Dimana situasi kota Pekanbaru supaya aman, nyaman dan damai,” ungkap Edi Sutomo

Kita juga menghimbau kepada semua pihak agar tidak percaya kepada akun-aku bodong yang beredar di tik tok, sebagai hal itu sudah mengandung unsur provokatif yang dapat merugikan kita semua,” ajak Edi Sutomo

MENARIK DIBACA:  Mengenal Lebih Dekat Sosok Himsar Siregar Caleg PPP untuk DPRD Riau

Sementara itu, Ketua Ipemaru kota Pekanbaru, Angga Udela Putra, ikut prihatin dengan kondisi kota Pekanbaru saat ini, terutama maraknya aksi peredaran dan penyalah gunaan narkoba,  maka kita akan mendukung penuh apa yang menjadi formula dalam menciptakan kota Pekanbaru yang aman, nyaman dan damai serta bersih dari narkoba,” tutup Angga.(YS)

By admin