FJPI Riau Berbagi, Derita Hendra dan Erwin yang Membutuhkan Uluran Tangan

0
66

PEKANBARU (HPC) – Zainun (68) hanya bisa menatap dua anak laki-lakinya dengan mata berkaca-kaca. Hendra (38) yang lumpuh total sejak 20 tahun lalu dan Erwin (34) yang menderita hidrosepalus (kepala membesar) sejak lahir. Keduanya tergolek di ruang tamu keluarga, berpuluh tahun lamanya.

Hendra bercerita kepada tim FJPI Riau yang datang dalam rangka memberikan bantuan sembako ala kadarnya, bahwa dia mulai sakit ketika duduk di kelas II SMA. Awalnya dimulai kram kaki. Oleh keluarga, karena keterbatasan biaya, Hendra diobati dengan cara diurut. Lalu ke Puskesmas. Dia hanya dikatakan menderita asam urat.

“Tapi lama-lama kaki saya kaku dan tak bisa lagi berjalan. Disusul jari jemari tangan yang juga kaku. Akhirnya saya tak bisa apa-apa dan cuma terbaring lemah. Bahkan untuk sekedar menyuap nasi pun tak bisa,” kata Hendra.

MENARIK DIBACA:  DPP IPP Gelar Buka Bersama dan Santuni Anak Yatim

Sementara bagi sang ibunda, Zainun, sakitnya Hendra menambah berat beban, karena sebelumnya dia sudah harus mengurus Erwin, adik Hendra, atau anak bungsunya yang sejak lahir menderita hidrosepalus.

“Saya hanya bisa mengurus keduanya, biaya kami sehari-hari dari bantuan kakak-kakak Hendra, yang juga tidak banyak duit,” kata Zainun.

Terakhir Hendra malah divonis dokter menderita kanker tulang dan Zainun hanya bisa pasrah karena tidak mungkin dia bisa mengobati Hendra dengan kemampuan ekonomi hanya cukup untuk makan dan minum.

“Dulu ada bantuan pemerintah Rp150 ribu per bulan untuk Hendra, tapi sudah satu tahun ini terputus,” kata Zainun.

Ketua Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Riau, Luzi Diamanda, menyatakan, FJPI Riau akan berupaya membantu Hendra dengan menghubungkan ke Dinas Sosial dan pihak terkait, agar ada perhatian untuk Hendra dan Erwin.

MENARIK DIBACA:  Kemeriahan Meet and Greet Thapki

Sebelumnya, FJPI Riau, masih dalam rangka Womens Day, membagikan 100 paket sembako, satu paket berisi 3 Kg beras, 1 Kg tepung, mie instan dan minyak kemasan untuk warga kurang mampu di kelurahan Umban Sari, Rumbai, Pekanbaru. Pemberian sembako dilakukan dengan dua cara, door to door ke rumah penduduk dan sebagian di kantor kelurahan, dimana para penerima yang sudah diseleksi RT setempat datang mengambil sembako.

Rangkaian kegiatan FJPI Riau juga diisi dengan membagikan 20 selimut untuk perempuan tua atau manula kurang mampu. Sembako dan selimut ini merupakan sumbangan pribadi-pribadi dan pihak ketiga yang bersimpati dengan kegiatan FJPI Riau.

“Kami berterimakasih kepada FJPI Riau karena telah memilih kelurahan kami sebagai lokasi aksi. Kami berharap bantuan ini terus berkelanjutan. Karena masih banyak masyarakat yang membutuhkan,” kata Asfarida, Lurah Umban Sari, ketika menerima tim FJPI Riau di halaman kantor lurah Umban Sari.

MENARIK DIBACA:  BKMT Kecamatan Tampan Gelar Wirid Bulanan

Disambut oleh Ketua FJPI Riau bahwa kegiatan FJPI Riau peduli ini memang akan berkelanjutan, mengambil momen-momen hari yang berhubungan dengan perempuan.

“Semoga kita bisa bertemu lagi di Hari Kartini 21 April namti, karena kami juga akan ada kegiatan FJPI Peduli,” kata Luzi, yang didampingi Sekretaris FJPI Riau Novita, Bendahara Fauzia Gafur, Wakil Ketua Sri Lestari dan pengurus inti lainnya.***/rls