PEKANBARU(HALUANPOS.COM)– Forum Komunikasi Pimpinan Kelurahan (FKPK) Industritenayan, Kecamatan Tenayan Raya, menyatakan dukungan dan kesiapan memfasilitasi rencana pembangunan sarana olahraga di Pondok Pesantren Durrotul Ilmi Al Islamy.
Dukungan ini disampaikan dalam pertemuan di lingkungan pondok pesantren, Rabu (4/11/2026), pukul 10.00 hingga 11.00 WIB.Pertemuan tersebut membahas wacana kolaborasi pembangunan sarana olahraga dan sosialisasi penerimaan santri baru tahun ajaran 2027-2028.
Sasarannya adalah perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Kelurahan Industritenayan, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.Dari unsur FKPK hadir Lurah Industritenayan Suwandi Nasution, S.IP; Sekretaris Lurah Eka Saputra, S.A.P; dan Kepala Seksi PPM Muhammad Amin Jaya. Hadir pula Babinsa Kelurahan Industritenayan Koramil 07/Tenayan Raya Kodim 0301/Pekanbaru Serka S. Hermanto, serta Bhabinkamtibmas Polsek Kulim Aipda Irfan Surya.
Pihak pondok pesantren diwakili Kepala Madrasah Aliyah Agus Tino Mulio, S.Ag., M.Pd, dan Muhammad Syafruddin selaku koordinator penerimaan santri baru tahun ajaran 2027-2028.
Kemitraan dengan perusahaanDalam pertemuan itu disepakati bahwa FKPK Industritenayan siap memfasilitasi pengajuan proposal beserta rencana anggaran biaya (RAB) pembangunan sarana olahraga pondok pesantren.
Pengajuan akan dilakukan dengan pola kemitraan atau kolaborasi bersama perusahaan-perusahaan di Kelurahan Industritenayan.Sosialisasi santri baruFKPK juga akan membantu pihak pondok pesantren menyosialisasikan program penerimaan santri baru tahun ajaran 2027-2028.
Sasarannya keluarga besar karyawan dan karyawati perusahaan di wilayah tersebut.Persiapan MTQ tingkat kecamatanTerkait penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kecamatan Tenayan Raya, FKPK meminta pesantren menyiapkan 25 santri sebagai peserta kafilah dalam acara pembukaan MTQ.Usulan.
“Babinsa Masuk Sekolah”Dalam kesempatan yang sama, unsur Babinsa mengusulkan program “Babinsa Masuk Sekolah” di lingkungan pesantren.
Program ini dinilai perlu untuk membentuk karakter, menanamkan disiplin, memperkuat mental, dan memberi dukungan sosial langsung bagi para santri.Program tersebut memiliki dua fokus utama. Pertama, pembinaan karakter dan wawasan kebangsaan, meliputi pengenalan bela negara, edukasi anti-perundungan (anti-bullying), serta etika dan sopan santun.
Kedua, pelatihan kedisiplinan dan kepemimpinan, meliputi latihan peraturan baris-berbaris, Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS), dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) ramah.Pertemuan ini diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah kelurahan, unsur TNI-Polri, dunia usaha, dan lembaga pendidikan keagamaan di Kelurahan Industritenayan. Sinergi itu diharapkan menopang peningkatan fasilitas dan pembinaan generasi muda. (Rilis)
