PEKANBARU(Haluanpos.com)-Tokoh masyarakat RW 06 Kelurahan Sidomulyo Timur, H Sabaruddin Zainal yang didampingi RT 06, Bardizbah serta beberapa masyarakat mendatangi komisi I DPRD kota Pekanbaru dalam rangka mengeluhkan keberadaan Sekolah IT Tahfizh Al-Fatih Pekanbaru di Jalan Rasamala, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai yang sudah menganggu aktivitas masyarakat sekitar. Rabu(4/2/26)

Dimana kedatangan warga RW 06 RT 06 diterima oleh sekretaris Komisi I DPRD kota Pekanbaru, Irman Sasrianto yang didampingi Syafri Syarif dan Aidhil Nur Putra selaku anggota komisi I DPRD kota Pekanbaru.

Usai pertemuan tersebut, RW 06 H Sabaruddin Zainal mengatakan bahwa keberadaan sekolah IT Tahfizh Al-Fatih Pekanbaru sudah sangat menanggu aktivitas masyarakat sekitar, apalagi bangunan sekolah ini ditengah pemukiman masyarakat, sehingga keberadaan sekolah tersebut membuat masyarakat merasa tidak aman. Adapun aktivitas yang menganggu masyarakat yakni masalah area parkir, sebab sekolah tersebut tidak memiliki area parkir,” ujar Sabaruddin

MENARIK DIBACA:  Kadis P3A Pekanbaru Minta FW-KLA Edukasi Masyarakat "Jangan Biasakan Memberi Di Jalanan"

Jadi, kasihan kita dengan masyarakat yang terkenak dampak akibat keberadaan sekolah ditengah pemukiman masyarakat. Memang kita sangat mendukung adanya pembangunan sekolah, tetapi sekolah tersebut harus mengikuti aturan yang berlaku, sehingga keberadaan sekolah tersebut tidak muncul dampak negatif kepada masyarakat sekitar. Apalagi informasinya keberadaan sekolah tersebut tidak memiliki izin,” ungkap Sabaruddin

Sementara itu, pihak RT 06, Bardizbah menyatakan bahwa aktivitas sekolah ini sudah menganggu kenyamanan masyarakat, untuk itu sekolah tersebut harus dipindahkan kelokasi lain,” ujar Bardizbah

Sementara itu, Sekretaris Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Irman Sasrianto menyatakan akan menindaklanjuti aduan masyarakat RW 06 RT 06 Kelurahan Sidomulyo Timur terkait keadaan sekolah ditengah pemukiman masyarakat. Tentunya persoalan ini akan kita telusuri keberadaan sekolah tersebut,” ujar Irman Sasrianto

MENARIK DIBACA:  UIB Institute Gandeng KPK-I taja Pelatihan Jurnalistik

Kalau menurut kita, bilamana sekolah itu sudah berjalan hingga memiliki Ribuan siswa, tentu pihak sekolah sudah menyiapkan perizinan dan sebagainya. Namun yang menjadi pertanyaan kita, kok baru sekarang warga datang ke DPRD kota Pekanbaru untuk mempermasalahkan sekolah tersebut, hal ini yang perlu kita telusuri,” ungkap Irman Sasrianto

Adanya keinginan warga meminta sekolah itu dipindahkan, itu bukan wewenang kita. Kita di hanya menulusuri kelengkapan dan kelayakan apakah pihak sekolah tersebut sudah mematuhi aturan dari pemerintah atau tidak. Jika ditemukan sekolah itu tidak memiliki izin, maka hal ini perlu kita luruskan, kita carikan solusi apalagi sekolah tersebut sudah memiliki Ribuan siswa,” ungkap Irman Sasrianto.(YS)

By admin