Ketua Karang Taruna : Uang Palsu Mulai Beredar, Warga Tenayanraya Berhati-hati

0
41

PEKANBARU (HPC) – Waspada dengan uang yang kita dapat dari manapun, karena di Kelurahan Sialangrampai Kecamatan Tenayanraya salah satu warga di RT 02 RW 02 JM saat berjualan mendapatkan uang palsu.

Tidak hanya satu kali saja, dirinya saat menjual jualannya kepada pemuda yang lewat menggunakan sepeda motornya berhenti dengan cara membeli sebungkus rokok.

“Motif pemuda tersebut dengan cara membeli sebungkus rokok dengan gaya seolah-olah tergesa-gesa hendak mengejar waktu akan menemui teman atau keluarganya,” terang parakorban.

Dengan mimik dan raut wajah tergesa-gesa, sang pemilik warungpun dengan cepat tanpa melihat uang tersebut Asli atau palsu, Pemilik warung JM pun langsung memberikan uang kembaliannya kepada pemuda tersebut.

MENARIK DIBACA:  Polisi Lakukan Pengejaran Pelaku Bom Molotov Rumah Kadis Bina Marga

Hal ini dikatakan langsung JM kepada wartawan di kediamannya selasa (13/10/20) malam.

Dirinya JM menghimbau kepada seluruh masyarakat terutama para penjual toko kelontong agar berhati-hati dengan pembeli yang gerak-geriknya aneh agar selalu mengecek uang yang akan dibelanjakannya.

Pasalnya saya hampir ke dua kalinya kenak dengan modus yang sama, jadi bagi semua masyarakat waspada dengan uang Palsu yang saat ini mulai meresahkan.

Tidak hanya JM , salah satu warga di RW yang samapun mendapatkan uang palsu, Ketua Karang Taruna Ceria Kelurahan Sialangrampai Rahmad Handayani juga mengatakan hal yang sama, dirinya juga mendapatkan kabar bahwa ada juga seorang ibu penjual bensin eceran di RW 02 mendapatkan uang palsu.

MENARIK DIBACA:  Kebakaran Hutan dan Lahan Dikhawatirkan Jadi Modus Sindikat Narkoba di Riau Melalui Jalur Laut

Jenis uangnya pecahan 100 ribu semata wayangnya yang hendak di belanjakan kembali untuk membeli bensin dan hendak di jual kembali, setelah di isi, si ibu ini pun memberikan uang hasil dari berjualannya kepada karyawan SPBU, begitu diterima Karyawan SPBU , karyawan itupun langsung mengembalikan uang tersebut kepada ibu itu dengan sembari mengatakan bahwa uang tersebut adalah uang palsu. Mendengar uang tersebut dikatakan palsu oleh karyawan SPBU, ibu inipun tidak bisa menahan tangis dan kekecewaannya, terang Rahmad menceritakan kepada wartawan Rabu (14/10/20) di rumahnya.

Dengan adanya kejadian tersebut Kerua Karang Taruna Ceria Kelurahan Sialangrampai Kecamatan Tenayanraya Rahmad Handayani menghimbau kepada warga agar selalu berhati-hati dan selalu mengecek uang sebelum kita kantongi uang tersebut asli atau palsu.** (rls)

MENARIK DIBACA:  Ciptakan Kampanye Bersih, Bawaslu Kota Pekanbaru kunjungi Partai Politik