PEKANBARU (HALUANPOS.COM)— Dewan Pengurus Wilayah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPW BKPRMI) Provinsi Riau mengapresiasi kebijakan Pemerintah Kota Pekanbaru terhadap penguatan dunia pendidikan agama, khususnya Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA).
Apresiasi tersebut disampaikan Ketua Umum DPW BKPRMI Provinsi Riau, Muhammad Hasbi, SE., MM., menyusul kebijakan Pemerintah Kota Pekanbaru yang memberikan perhatian terhadap keberadaan dan keberlangsungan pendidikan MDTA di Kota Pekanbaru.
Menurut Hasbi, perhatian pemerintah terhadap pendidikan agama merupakan langkah strategis dalam membangun generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki fondasi keagamaan, moral, dan akhlak yang kuat.
“DPW BKPRMI Provinsi Riau sangat mengapresiasi kebijakan Pemerintah Kota Pekanbaru. Ini merupakan langkah positif dalam memajukan pendidikan agama sekaligus memberikan perhatian terhadap lembaga-lembaga pendidikan keagamaan yang selama ini memiliki peran besar dalam membentuk karakter generasi,” ujar Muhammad Hasbi dalam rilisnya, Kamis (20/8).
Ia mengatakan, kebijakan tersebut sejalan dengan gagasan dan rencana perjuangan BKPRMI secara nasional, yang mendorong agar ekosistem pendidikan agama, masjid, serta pembinaan generasi muda mendapatkan perhatian yang lebih serius dari pemerintah.
Menurutnya, perhatian tersebut tidak hanya ditujukan kepada lembaga pendidikan agama, tetapi juga harus mencakup kesejahteraan para guru agama, guru MDTA, guru sekolah swasta, guru tahfiz, takmir masjid, garim, serta masyarakat yang selama ini aktif dalam memakmurkan masjid dan melakukan pembinaan terhadap remaja.
“Dunia pendidikan agama, masjid, MDA, kesejahteraan takmir, gharim, dan mereka yang menekuni pembinaan ibadah serta kemajuan masjid dan remaja harus diperhatikan kesejahteraannya. Inilah yang menjadi pondasi kuat bagaimana kehidupan beragama dapat berkembang dan semakin kokoh, katanya.
Muhammad Hasbi menilai, dukungan pemerintah terhadap pendidikan agama akan memberikan dampak yang luas terhadap pembangunan sumber daya manusia. Pendidikan agama memiliki peran penting dalam membentuk karakter, akhlak, moral, serta kepedulian sosial generasi muda. Karena itu, DPW BKPRMI Provinsi Riau mendorong agar kebijakan positif yang telah dilakukan Pemerintah Kota Pekanbaru dapat menjadi inspirasi bagi pemerintah kabupaten dan kota lainnya di Provinsi Riau.
“Kami tentu mendorong pemerintah kabupaten dan kota lainnya di Provinsi Riau, termasuk Pemerintah Provinsi Riau, untuk juga memberikan perhatian kepada guru-guru agama, guru-guru MDA, guru-guru sekolah swasta, maupun guru-guru tahfiz yang berada di pelosok-pelosok negeri Provinsi Riau,” tegasnya.
Ia berharap perhatian tersebut dapat diwujudkan melalui kebijakan yang berkelanjutan sehingga para pendidik agama di berbagai daerah mendapatkan dukungan yang layak dalam menjalankan tugas mencerdaskan dan membina generasi. Menurutnya, pembangunan daerah tidak cukup hanya berorientasi pada aspek fisik dan ekonomi. Pembangunan sumber daya manusia yang memiliki karakter dan nilai-nilai keagamaan juga harus menjadi bagian penting dalam kebijakan pemerintah.
“Harus ada keseimbangan tentang kebijakan dunia dan kebijakan akhirat. Keduanya harus berjalan beriringan, karena pembangunan yang kuat membutuhkan generasi yang berilmu sekaligus memiliki akhlak dan nilai-nilai agama,” ujar pria yang juga menjabat Sekjend Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Indonesia ini.
DPW BKPRMI Provinsi Riau berharap langkah Pemerintah Kota Pekanbaru dalam memberikan perhatian terhadap MDTA dapat menjadi awal dari penguatan kebijakan pendidikan agama secara lebih luas di Provinsi Riau, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan agama, masjid, dan organisasi kepemudaan Islam dalam membangun generasi Riau yang berkarakter dan berakhlak mulia, tutupnya. (Rls)
