Masyarakat mintak Kapolda Aceh Hentikan Galian C di Aceh Timur

0
163
Ilstrasi

 

ACEHTIMUR(HPC)-Maraknya pengerukan Gunung serta pencemaran lingkungan yang terdampak dari aktivitas gajian C yang diduga kuat tidak memiliki izin itu bebsas beroprasi di Aceh Timur.

Selain itu aktifitas lalu lalang Pengangkut Galian C juga sangat meresahkan penguna jalan, pasalnya banyak terdapat mobil pengangkut pasir tersebut tidak menutupi bawaanya sehingga tanah dan batu bertaburan di sepanjang jalan yang di lintasinya, selain itu, aksi ugal+ulan pengendara damtruck juga sangat membuat para pengendara lain Khawatir.

Berdasarkan keterangan pengguna jalan Irwansyah (24) menjelaskan, ia hampir ketabrak Damtruck pengangkut tanah gunung yang Ugal – ugalan saat aat berkendara.

“Ya saya hampir ketabrak oleh Damtruck pengangkut tanah gunung, dia motong tanpa Ada Aba-aba serta melaju dengan kecepatan tinggi.”terangnya Irwan kepada wartawan pada 27 Juni 2020

MENARIK DIBACA:  Sekda Meranti dan Kabinda Riau Tinjau Fasilitas Publik di Kecamatan Rangsang

Selain itu iya juga menjelaskan,kejadian itu terjadi di jalan Banda Alam kedei gerubak menuju Idi Rayeuk tepatnya di perbatasan Desa dama Pulo dan Desa Keude Blang.

Selain itu, aktifitas Galian C yang diduga ilegal tersebut sangat banyak beroprasi di aceh timur, salah satunya diduga berada didesa Dama Pulo Kecamatan Idi Rayeuk.

Warga berharap agar Kapolda Aceh Dapat mengambil langkah penghentian pengoperasian kegaiatan tersebut agar lingkungan disekitar bisa terjaga dengan baik.
Laporan : 14m