Sertifikasi Terakhir LSP LKN, 300 orang Ikut Berpartisipasi

0
829

PEKANBARU (HPC)- 300 orang peserta dari berbagai lembaga pariwisata mengikuti kegiatan Sertifikasi kompetensi SDM Kepariwisataan Provinsi Riau di Hotel Furaya selama tiga hari. Yakni dimulai dari tanggal 14 hingga 17 November 2017.  Mereka berasal dari pekerjaan di bidang front office, house keeping, fb service, fb product dan biro perjalanan pariwisata. Acara tersebut ditaja oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Lancang Kuning Nusantara (LSP LKN).
Direktur LSP-PLKN Riau, Drs Riyono Gede Trisoko mengatakan, kegiatan tersebut sebenarnya diadakan untuk masyarakat Sumatera Barat, namun karena ada persiapan even Tour de Singkarak, maka dipindahkan ke Pekanbaru.

“Berkah bagi Pekanbaru. Maka dari itu, kita meminta pada para peserta sertifikasi untuk memaksimalkan kesempatannya. Jadikan sertifikasi ini sebagai penunjang skill ke depan,”ucapnya.

 

Dilanjutkannya, kegiatan tersebut merupakan yang terakhir di tahun ini dan didanai oleh APBN. Menurutnya, apa yang dipikirkan oleh kementrian itu dapat diaplikasikan dalam meningkatkan SDM pariwisata. 

“Tidak hanya medapatkan skill pada selembar kertas. Namun harus bisa bekerja di bidang pariwisata yang membuat orang lain senang. Berikan pelayanan yang terbaik bagi para wisatawan. Semakin ramah dengan para wisatawan, maka pariwisata juga meningkat,”ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau, Rasidin Siregar mengucapkan terima kasih pada LSP LKN karena sudah turut membantu pemerintah dalam meningkatkan kualitas SDM di bidang pariwisata.

“Kami baru berencana tetapi LSP LKN sudah berjalan duluan dan tahun ini sudah 600 orang SDM pariwisata Riau yang disertifikasi. Terima kasih banyak. Dari pemerintah sendiri segera membentuk badan sertifikasi Provinsi Riau. Tujuannya, untuk mendorong perusahaan agar melakukan sertifikasi untuk karyawan,”paparnya.

Dikatakan Rasidin, saat ini minyak dan gas bumi sudah tidak bisa diandalkan lagi. Untuk itu, Gubernur Riau membuat wacana baru. Salah satunya adalah pengembangan pariwisata ke depan.(lia)