Warga Rejosari Berharap Pengelolaan Koperasi Dilakukan Secara Tranparan

0
22

PEKANBARU (HPC) Pengelolaan koperasi yang tranparan menjadi salah satu aspirasi yang disampaikan oleh warga Jalan jalan Sail Gg. AM ll RT 02 RW 13 Kelurahan Rejosari Kecamatan Tenayan Raya pada agneda Reses perdana yang dilakukan oleh Arwinda Gusmalina ST anggota DPRD Kota Pekanbaru pada Rabu (6/11/2019) siang.

” Reses perdana kali ini yang menjadi keluhan warga ada beberapa persoalan yang dikeluhlan, mulai dari infrastruktur dan ada juga warga minta koperasi yang ada di RW 13 Kelurahan Rejosari dilakukan regenerasi pengurus agar lebih transparan lagi dalam hal pengelolaan koperasi saat ini. Artinya warga minta ada pengawasan lagi sehingga ada transparansi dalam hal pengelolaan koperasi yang sudah ada saat ini,” Ujar Arwinda usai menggelar reses.

MENARIK DIBACA:  Mulai Bisnis Modal Rp. 3.5 Juta, Kini Warga Pekanbaru Raup Keuntugan Bersih Rp 150 Juta Per Tahun

Selain itu, Hj Arwinda juga mengungkapkan persoalan posyandu yng belum jelas tempatnya. Pasalnya saat ini keberadaan posyandu di lakukan di rumah-rumah warga. 

” Ini juga jadi sorotan karena lebih dari 700 KK yang ada di RW 13 ini saat ini jika mengadakan posyandu tiap bulan warga harus numpang di rumah masyarakat, ” jelasnya. 

Sementara itu, Lurah Rejosari, Fadillah mengucapkan Terimakasih kepada ibu Hj Arwinda  dari partai PAN yang sudah melakukan reses di lokasi RW 13 Rejosari ini. 

” Ini reses yang sangat dinantikan masyarakat karena banyak program Pemerintah yang belum selesai di Kelurahan Rejosari, tentunya melalui reses ibu Hj Arwinda ini warga bisa langsung  samaikan aspirasinya terutama soal infrastruktur udah berjalan tapi banyak rusak baik jalan aspal maupun jalan SMS bisa sih dan sejenisnya, juga soal drainase gorong-gorong, “kata Fadillah. 

MENARIK DIBACA:  9 DPD BAM se-Riau sudah Terima Mandat dari DPP

Fadillah juga menjelaskan, jalan aspal yang sudah ada ditemukan tidak ketemu jalan aspalnya saking hancurnya. ” Padahal setiap tahun kami sudah masukkan ke musrembang dan di usulkan melalui proposal RT dan RW. Realisasinya bertahun tahun belum juga ada realisasi,” Jelasnya. 

Dengan adanya reses Hj Arwinda ini, Fadillah mengharapkan dapat mendorong dan memfasilitasi persoalan yang ada si Rejosari ini terutama bisa segera di perbaiki. 

” Tidak meski di perbaiki keseluruhan tapi di tambal sulam pun tidak apa-apa, yang penting jalannya bisa di jalani layak untuk di lewati masyarakat, ” ungkapnya. (kim)