PEKANBARU(Haluanpos.com)-Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kota Pekanbaru, Hazli Fendriyanto, S.STP., M.Si menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemantauan harian dari 21 Puskesmas di Kota Pekanbaru selama periode 24 Agustus hingga 9
September 2026, tercatat 3.211 penderita ISPA atau (88,7 Persen) akibat paparan asap Karhutla.

Dengan 3.211 penderita Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di kota Pekanbaru, memang yang rentan rentan adalah balita dan lansia. Namun kita dari Diskes kota Pekanbaru melalui Puskemas yang ada di kota Pekanbaru tetap memberikan perhatian medis prioritas terhadap masyarakat yang menderita ISPA akibat asap Karhutla,” ungkap Hazli. Jumat(11/9/26)

Bahkan Tim Kerja Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2P / P3M) & PJ Program ISPA Dinkes Kota Pekanbaru tetap melakukan pemantauan di 21 Puskesmas Sekota Pekanbaru. Kita menghimbau kepada warga untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan serta tetap menggunakan masker,” himbau Hazli.

MENARIK DIBACA:  Kepemimpinan Afrizal Nur, FU UIN Suska Riau Melahirkan Prodi Baru

Sementara itu, sekretaris komisi III DPRD kota Pekanbaru, Abu Bakar memberikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru yang telah berkerja dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang terkena ISPA akibat asap Karhutla.

Kita berharap pihak Diskes Pekanbaru melalui jajaran Puskesmas yang ada di kota Pekanbaru terus memberikan layanan pemeriksaan dan pengobatan, sehingga masyarakat yang terkena ISPA bisa terbantu. Selain memberikan pelayanan pengobatan terbaik di Faskes, perlu juga diberikan edukasi, sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat mengenai gejala, pencegahan, dan penanganan mandiri ISPA, termasuk penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),” ujar Abu Bakar.

Kepada masyarakat kita juga menghimbau agar mengurangi aktivitas di luar kerumah, terutama bagi usia rentan terutama anak-anak dan orang tua(lansia). Tetaplah mengunakan masker jika beraktivitas di luar rumah,” harap Abu Bakar. (YS)

By admin