APBD Pekanbaru 2023 Disahkan Sebesar Rp 2,699 Triliun

0
83

Pekanbaru(Haluanpos.com) – Setelah menjalani sejumlah tahapan, akhirnya DPRD Pekanbaru menggelar rapat paripurna dengan agenda Laporan Badan Anggaran DPRD Pekanbaru terhadap Pembahasan Ranperda APBD Pekanbaru tahun anggaran 2023, Selasa (29/11). Dimana, jumlah APBD Pekanbaru Pekanbaru tahun anggaran 2023 disahkan sebesar Rp 2,699 triliun.

Rapat paripurna ini, dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Pekanbaru – Muhammad Sabarudi serta didampingi oleh Ginda Burnama, Tengku Azwendi Fajri dan Nofrizal selaku Wakil Ketua DPRD Pekanbaru. Sedangkan dari kalangan eksekutif, dihadiri oleh PJ Walikota Pekanbaru – Muflihun serta sejumlah pejabat eselon II dan III dilingkungan Pemko Pekanbaru.

PJ Walikota Pekanbaru, Muflihun dan ketua DPRD Pekanbaru menandatangani APBD 2023 secara bersama
PJ Walikota Pekanbaru, Muflihun dan ketua DPRD Pekanbaru menandatangani APBD 2023 secara bersama

Juru bicara Tim Banggar DPRD Pekanbaru, Roni Pasla mengungkapkan, Pemko dan Tim Badan Anggaran DPRD Pekanbaru telah sepakat bahwa APBD Pekanbaru tahun anggaran 2023 berjumlah Rp 2,699 triliun. Dimana, jumlah pendapatan asli daerah atau PAD ditargetkan sebesar Rp 961 miliar.

PJ Walikota Pekanbaru, Muflihun mengucapkan terimakasih kepada seluruh anggota DPRD Pekanbaru yang telah bekerja keras sehingga APBD Pekanbaru tahun anggaran 2023 bisa disahkan. Dirinya berharap, seluruh OPD dilingkungan Pemko Pekanbaru bisa bekerja maksimal dan melaksanakan pokok pikiran yang sudah dititipkan oleh anggota dewan.

MENARIK DIBACA:  Petugas Satpol PP temukan ratusan botol minuman beralkohol dari 2 Karaoke Keluarga di Pekanbaru
Wakil ketua DPRD Pekanbaru,Ginda Burnama menandatangani APBD 2023
Wakil ketua DPRD Pekanbaru,Ginda Burnama menandatangani APBD 2023

“Saya akan instruksi ke OPD, agar OPD lebih bijak, terutama dalam pencairan anggaran. Lihat mana yang prioritas dan yang tidak. Termasuk juga mengenai tunda bayar, kita tak ingin lagi tahun depan ada lagi. Bahkan kita juga akan evaluasi berkala OPD. Mulai evaluasi keuangan, evaluasi fisik dan lainnya. Kita khawatir nanti tidak berjalan dengan baik. Selama ini kan tidak ada evaluasi, sehingga tak tahu berapa anggaran habis dan terpakai. Termasuk juga fisiknya,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD kota Pekanbaru Muhammad Sabarudi ST menjelaskan, ada beberapa catatan setelah APBD 2023 ini disahkan. Mulai dari pelaksanaan program prioritas, hingga memastikan bahwa hutang tunda bayar harus selesai tahun depan.

Wakil ketua DPRD Pekanbaru T Azwendi Fadjri menandatangani APBD 2023
Wakil ketua DPRD Pekanbaru T Azwendi Fadjri menandatangani APBD 2023

“Jadi hutang tunda bayar, tentu kita usahakan dibayarkan semuanya. Karena kita sudah sepakat angka Rp 2,699 triliun, bisa terealisasi 2023. Jadi semuanya terlaksana,” sebutnya.

Sementara terkait Pokir anggota DPRD kora Pekanbaru yang masuk dan membantu program prioritas juga direspon oleh Sabarudi. Pokir tersebut dinilai hal yang biasa, karena ini bagian proses pembangunan.

MENARIK DIBACA:  The Nancy’s Hotel, Budget Hotel termurah di Pekanbaru
Wakil ketua DPRD Pekanbaru Ir Nofrizal menandatangani APBD 2023
Wakil ketua DPRD Pekanbaru Ir Nofrizal menandatangani APBD 2023

“Yang paling penting itu, dari reses anggota DPRD, harus inklud dimasukkan dalam program-program Pemko. Intinya bagaimana jalur reses dan Musrenbang bisa direalisasikan ke masyarakat. Kita harapkan APBD 2023 ini cepat dibelanjakan. Kalau bisa diawal tahun, sehingga semua program bisa terlaksana. Hilangkan kebiasaan lama, APBD baru bisa dilaksanakan Mei atau Juni tiap tahun,” pintanya.

Turut hadir seluruh anggota DPRD kota Pekanbaru
Turut hadir seluruh anggota DPRD kota Pekanbaru

Sebagaimana diketahui bersama, jumlah APBD Pekanbaru tahun anggaran 2023 mengalami kenaikan sebesar 5,45 persen atau Rp 139 miliar jika dibandingkan dengan APBD Pekanbaru tahun anggaran 2022 lalu yang berjumlah 2,562 triliun.

Dimana, Dinas Pendidikan Pekanbaru mendapatkan alokasi dana sebesar Rp 539 miliar, Dinas Kesehatan sebesar Rp 285 miliar, Dinas PUPR sebesar 281 Rp miliar, Dinas Perumahan Rakyat dan Pemukiman sebesar Rp 127 miliar, Satpol PP sebesar Rp 27 miliar, Dinas Pemadam Kebakaran sebesar Rp 28 miliar, BPBD sebesar Rp 13 miliar, Dinas Sosial sebesar Rp 20 miliar, Dinas Tenaga Kerja sebesar Rp 14 miliar, DP3APM sebesar Rp 19 miliar, Dinas Ketapang sebesar Rp 11 miliar, Dinas Pertanahan sebesar Rp 16 miliar, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan sebesar Rp 120 miliar, Disdalduk KB sebesar Rp 20 miliar, Diskominfo sebesar Rp 26 miliar,
Dinas koperasi dan UMKM sebesar Rp 13 miliar, DPM-PTSP sebesar Rp 34 miliar,
Dispora sebesar Rp 23 miliar, Disbudpar sebesar Rp 18 miliar, Dispusip sebesar Rp 16 miliar, Disdukcapil Rp 21 miliar, Dinas Pertanian dan Perikanan sebesar Rp 19 miliar, Disperindag sebesar Rp 22 miliar,
Bapeda sebesar Rp 19 miliar, Bapenda sebesar Rp 83 miliar, BPKAD sebesar Rp 34 miliar, BKP-SDM sebesar Rp 21 miliar, Balitbang sebesar Rp 11 miliar, Setdako Pemko sebesar Rp 123 miliar Sekretariat DPRD sebesar Rp 159 miliar, Inspektorat sebesar Rp 20 miliar, Kesbangpol sebesar Rp 27 miliar dan anggaran untuk 15 Kecamatan senilai Rp 216 miliar.(YS/Glr)

MENARIK DIBACA:  30 Anggota DPRD Meranti Sepakat Sumbangkan Gaji Bulan April Untuk Penanganan Covid-19