ROKAN HILIR )(HALUANPOS.COM) Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Kota Dumai menggelar Advokasi Lintas Sektor yang dikemas dalam Program Pemberdayaan Masyarakat untuk menjaga keamanan pangan di Kabupaten Rokan Hilir. Kegiatan itu berlangsung di ruang pertemuan Sekda lantai 3 Kantor Bupati Rohil di Bagansiapiapi, kamis (2/4/2026)

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Balai POM di Dumai Emi Amalia, S.Farm. Apt. M.sc. Kepala Dinas Kesehatan Rohil diwakili Kabid Kesmas Sri Rezeky Nasution, SKM, sejumlah Kepala OPD yang diwakili, Camat, Datuk Penghulu Bagan Jawa Pesisir Taufik Basirun, Akademisi, Kepala Sekolah, Pengelola Pasar, Pelaku UMKM serta Awak Media.

Advokasi lintas sektor ini penting dilakukan untuk mewujudkan program prioritas nasional. Langkah kongkrit mulai dari tingkat atas hingga kebawah perlu untuk disinergikan agar keamanan pangan dapat di jaga ditengah masyarakat.

MENARIK DIBACA:  Polsek Kembali Tangkap Pencuri Motor

Berdasarkan rekomendasi dari Pemerintah Daerah Rokan Hilir, BPOM di Dumai telah menetapkan tiga lokasi khusus (Lokus) Pemberdayaan Masyarakat untuk keamanan pangan seperti di Desa, Sekolah dan Pasar.

Salah satu desa yang dijadikan lokus pemberdayaan masyarakat untuk keamanan pangan oleh BPOM si Dumai yakni Kepenghuluan Baganjawa Pesisir sedangkan lokus Pasar berada di Pasar Bintang Bagansiapiapi dan untuk lokus sekolah yakni SMP N 1 Bangko dan SD Negeri 006 Bagan Barat.

Kepala Balai POM di Dumai Emi Amalia, S.Farm. Apt. M.sc mengatakan kegiatan advokasi lintas sektor ini merupakan tahapan kedua, yang sebelumnya sudah dilakukan pendahuluan. Selanjutnya kader keamanan pangan akan dibentuk melalui komunitas yang berada di lokus yang telah ditunjuk.

“Setelah kader keamanan pangan itu sudah terbentuk maka mereka akan kita berikan berupa sosialisasi, bimtek dan juga dibekali dengan ilmu pengetahuan terkait keamanan pangan. Mereka akan menyampaikan ilmu itu ke komunitasnya masing masing demi menjaga keamanan pangan,” katanya.

MENARIK DIBACA:  DLH Rohil Turunkan Puluhan Satgas Atasi Banjir

Emi berharap setiap tahapan yang sudah direncanakan untuk memberdayakan masyarakat Rokan Hilir dalam menjaga keamanan pangan dapat terealisasi sehingga keamanan pangan khusunya di lokus yang telah ditetapkan dapat terjaga.

“Tentu kita berharap setiap tahapan yang sudah kita susun untuk memberdayakan masyarakat rohil dalam menjaga keamanan pangan di lokus yang telah ditetapkan dapat berjalan dengan baik,” harapnya.

Advokasi Lintas Sektor ini diperkuat dengan melakukan penandatanganan bersama sebagai wujud komitmen dalam pelaksanaan Intervensi Program Prioritas Nasional Keamanan Pangan dari Balai POM di Dumai.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Rohil yang di wakili oleh Kabid Kesehatan Masyarakat Sri Rezeky Nasution, SKM mengapresiasi Balai POM di Dumai yang telah menginisiasi Advokasi Lintas Sektor di Rokan Hilir.

MENARIK DIBACA:  DPC PPP Serahkan Berkas Ke KPU Pencalegan 2019

“Kami menyambut baik atas digelarnya Advokasi Lintas Sektor ini, untuk memastikan komitmen ini dapat berjalan dengan baik maka diperlukan kolaborasi yang kuat antar lintas sektor baik pemerintah, pelaku usaha, akademis maupun masyarakat dalam membangun sistem pengawasan dan pemberdayaan yang efektif,” ujarnya.

Selain melaksanakan Advokasi Lintas Sektor, Balai POM Dumai juga membuka Forum Konsultasi Publik untuk menguatkan sinergitas pelayanan antara Balai POM di Dumai dengan pemangku kepentingan yang ada Di Rokan Hilir.

“Melalui konsultasi publik ini tentu kami berharap standar layanan yang kami terapkan di Balai POM tersampaikan ke seluruh komponen lintas sektor di rohil, selain itu kami juga menerima masukan dan saran yang disampaikan melalui forum ini untuk perbaikan BPOM ke depannya,” ujar Emi Amalia. (Rilis)