PEKANBARU (HALUANPOS.COM)– Gerakan Nasional Anti Narkotika (Ganas Annar) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau menggelar pertemuan bersama pengurus di Gedung NSK Tour & Travel Pekanbaru, Selasa (9/6). Pertemuan tersebut dihadiri puluhan pengurus Ganas Annar MUI Riau untuk membahas berbagai program kerja dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika di Provinsi Riau.
Sekretaris Umum Gerakan Nasional Anti Narkotika (Ganas Annar) MUI Riau, Ir. H. Muhammadun, M.Si., mengatakan bahwa salah satu agenda utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah pelaksanaan sosialisasi bahaya narkoba yang akan menyasar kalangan pelajar dan mahasiswa di berbagai daerah di Riau.
Menurutnya, generasi muda merupakan kelompok yang sangat penting untuk mendapatkan edukasi mengenai dampak buruk penyalahgunaan narkotika, sehingga diperlukan langkah-langkah preventif yang berkelanjutan melalui kerja sama berbagai pihak.
“Kami berkomitmen untuk terus melakukan upaya pencegahan melalui pendekatan edukatif dan persuasif. Sosialisasi anti narkoba ke sekolah-sekolah dan kampus-kampus akan menjadi salah satu program prioritas yang segera dijalankan,” ujar Muhammadun.
Ia menambahkan, Ganas Annar MUI Riau juga akan memperkuat sinergi dengan pemerintah dan berbagai instansi terkait guna mendukung pelaksanaan program-program tersebut.
Dalam waktu dekat, pengurus Ganas Annar MUI Riau berencana melakukan silaturrahim dan audiensi dengan Pemerintah Provinsi Riau, Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Dinas Kesehatan Provinsi Riau, serta Kepolisian Daerah Riau.
Audiensi tersebut bertujuan untuk membangun kolaborasi yang lebih kuat dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika, khususnya di kalangan generasi muda yang menjadi aset penting pembangunan daerah.
Melalui berbagai program yang telah dirancang, Ganas Annar MUI Riau berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya narkoba sekaligus memperkuat gerakan bersama dalam mewujudkan Riau yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Rls
