Pariangan Apresisasi Kelurahan Tuahmadani

0
201

TAMPAN (HPC)-Nagari Pariangan, Kecamatan Pariangan Kebupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada RT/RW Kelurahan Tuahmadani yang menyempatkan hadir melihat lebih dekat Desa Terindah di dunia di kawasan Batu Sangkar tersebut.

Hal ini disampaikan langsung Walinagari Pariangan, Khatib Saidi saat menerima kunjungan seluruh Ketua RT/ RW Tuahmadani yang melakukan study tour ke Nagari (desa) yang akan menjadi trademark pariwisata Indonesia tersebut, Sabtu (18/1/2020) lalu.

”Meskipun Tuahmadani ini merupakan wilayah administratif perkotaan, tapi tidak segan-segan sharing dan bertukar pikiran dengan kita yang ada di daerah ini. Untuk itu, kami memberikan apresiasi kepada Kelurahan Tuahmadani Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru” sebut Saidi.

MENARIK DIBACA:  Grup hardcore asal Medan Fingerprint bersiap tampil di Pekanbaru Trustday Fest 2017

Diakuai Saidi, mulai tahun ini pemerintah pusat lewat program APBN akan mengelontorkan dana untuk pembangunan pariwisata di kawasan ini sebasar Rp97 miliar ke desa dengan daerah sangat dingin ini.

Namun lanjut Saidi, akan dilakukan III tahap, Rp19 miliar tahun ini, tahun depan Rp40 miliar dan tahun 2023 Rp37 miliar. ”Inshaa Allah jika Bapak Ibu berkenan datang tahun depan kesini wajah nagari kita akan berubah,” sebutnya dengan semangat.

Dikatakan Saidi, dana besar tersebut semua akan dikelolah pihak ketiga untuk pembangunan jalan menuju tempat wisata ke Naagri, bangunan pariwisata sendiri, pembangunan perbaikan surau dan sarana lain yang berkaitan dengan tempat wisata.
Diakui Saidi, sudah cukup banyak dari berbagai daerah baik dalam maupun luar negeri yang penasaran dengan Desa Terindah di Dunia di Pariangan ini. Tak kurang dari 2.000 pengunjung tiap pekannya sejak 2016 itu datang ke Pariangan, terakhir dari Kuta Selatan, Bali.

MENARIK DIBACA:  BANTU PASIEN KATARAK KEMBALI MELIHAT DUNIA

”Kita memang didukung oleh potensi alam yang terletak dikaki pegunungan plus asal muasal adat istiadat Minangkabau itu memang berasal dari sini. Masyarakat sampai hari ini sangat kokoh memegang adat istiadat Minang dan budaya luar tidak masuk ke sini. Ini juga meebuat desa ini dilirik bahkan tahun lalu saya dipangggil Pak Presiden Jokowi ke Jakarta menjelaskan ini,” lanjut Saidi sambil menceritakan dasar ini dinobatkan dunia internasioanl sebagai desa terindah.

Ketua Forum RT/ RW Tuahmadani Darwinsyah didampingi Sekcam Tampan Syafriantro dan Ketua LPM Tuahmadani M Syaifullah yang ikut bersama rombongan mengucapkan terima kasih kepada jajaran Nagari Pariangan yang dengan terbuka menerima kunjungan belajar tersebut, sehingga ada hal positif tentang potensi daerah yang dapat diterapkan di Tuahmadani nantinya.

MENARIK DIBACA:  Diklatsar Mapala Humendala Menghadirkan Pemateri Sarwan Kelana

”Semoga banyak pelajaran dan hal positif yang bisa kami terapkan di keluarahan kami nantinya, Pak,” cetus Darwinsyah didampigi Sekretaris forum M Husin MSy.(btr)