Puisi

0
270
Puisi Durjana
Puisi Durjana

DURJANA

 

Puisi Durjana
Puisi Durjana

Sepoles kata kau terjang

Segelintir perih kau tampikkan

Memborgol fanatik

Menyembelih kesetiaan

Masih pantaskah disebut kawan ?

Masih sucikah sebatas pesaudaraan ?

Setelah kau poles

Muram durjana dalam

Kelam mataku ?

Setelah kau coreng marwahku

Pada malam yang tak berbintang ?

Lalu terngiang dalam angan beliaku

Haruskah aku membencimu ?

Bak pengais sampah yang dilirik sebelah mata

Atau

Haruskah aku memaafkanmu

Bak seputih tisu melayang serdadu

Kini aku terdampar dalam nyanyian gila

Menggila dengan masalah

Hidupku bersamamu

Sepoi angin lagi menarik

Daku tuk memeras otakku

Menyeruput senda gurau yang sempat

Pergi bersama deru angin.

Perih luka bersemayam durjana

Dalam kelopak anyaman duka

Yang tak kutau kapan rimbanya .

MENARIK DIBACA:  Wow Lagi Polisi Amankan Puluhan Kilogram Narkotika jenis Sabu di Aceh Timur

Durjana ? Entahlah..

 

Karya : Nur fadilla, Anggota Komunitas Pena Kelana Indonesia..

” MARI BERKARYA BERSAMA KOMUNITAS PENA KELANA INDONESIA “