Reses Wan Agusti, Warga Keluhkan Masalah Banjir dan Penerima BLT Tidak Tetap Sasaran

0
26

PEKANBARU(HPC) –Reses Anggota DPRD Kota Pekanbaru Wan Agusti dari fraksi Gerindra Dapil Rumbai dan Rumbai Pesisir kota Pekanbaru khusunya di RW 8 Kelurahan Sri Meranti Kecamatan Rumbai yang dihadiri ratusan masyarakat banyak mengeluhkan masalah sistem Penerima Peserta Didik Baru(PPDB) melalui jalur zonasi secara online untuk tingkat SMAN dan SMKN. Jumat(26/6/2020)

Wan Agusti, Usai reses mengatakan, Banyaknya keluhan masyarakat tentang sistem zonasi pada PPDB online tingkat SMAN dan SMKN tahun 2020 ini, tentunya sangat kita sayangkan. Kita menilai bahwa sistem penerima siswa baru melalui jalur zonasi tahun 2020 tidak jelas dan tidak transparan yang dilakukan oleh panitia PPDB secara online,” ungkap Wan Agusti

MENARIK DIBACA:  Prihatin dengan Remaja,  Hafizan Abas Sumbang Dana Untuk Kegiatan Keagamaan

“Seharusnya pemerintah khususnya Dinas Pendidikan Provinsi Riau harus menetapkan atau membuat aturan baku berapa jarak rumah siswa baru dan sekolah yang harus diterima. Banyaknya orang tua siswa yang mengeluh karena anaknya tidak diterima oleh pihak sekolah yang dikarenakan oleh jarak rumah, maka persoalan ini menjadi perhatian serius oleh pihak terkait,” ungkap Wan Agusti

Anehnya lagi, sambung Wan Agusti, Malahan ada siswa yang jaraknya dekat dari sekolah tidak diterima, sedangkan siswa yang jaraknya jauh dari sekolah diterima. Sistem online yang tidak transparan juga dikeluhkan oleh masyarakat. Jadi, artinya perlu ada transparansi atau keterbukaan panitia PPDB secara online agar penerimaan peserta didik baru bisa berjalan dengan baik tanpa ada protes dari orang tua siswa,” ungkap Wan Agusti

MENARIK DIBACA:  DPP LBH-ETL Mengecam Deportasi Ustadz H. Abdul Somad, L.c., M.A., Di Imigrasi Hongkong

Sedangkan aspirasi masyarakat Kelurahan Limbungan Baru Kecamatan Rumbai Pesisir di RW 11 mengeluhkan persoalan banjir yang tidak pernah terselesaikan oleh pemerintah. Sudah lama masyarakat mengeluhkan persoalan banjir ini, tetapi tanggapan pemerintah belum ada. Selain itu, penerima Bantuan Langsung Tunai(BLT) dari Pemerintah Pusat juga menjadi persoalan oleh masyarakat.
“Masak masyarakat mampu bisa menerima BLT, sedangkan masyarakat yang tidak mampu tidak menerima BLT, kan aneh sistem data penerimaan BLT ini,” ungkap Wan Agusti

Untuk itu, kita berharap kepada pemerintah kota Pekanbaru melalui Dinas Sosial dan PUPR kota Pekanbaru bisa mengakomodir Masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat yang ada di Kecamatan Rumbai dan Rumbai Pesisir,” harap Wan Agusti

MENARIK DIBACA:  Sekdako Pekanbaru Menghadiri Penyerahan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP)

Disamping itu, semua aspirasi masyarakat saat reses kemaren, akan kita cacat dan akan kita bahas disaat rapat paripurna Laporan Reses anggota DPRD Kota Pekanbaru nantinya. Mudah mudahan semua persoalan yang dihadapi oleh masyarakat bisa terselesaikan dengan baik,” harap Wan Agusti.(Yusuf)