Sukses lakukan Pembinaan, Kelompok Binaan di Muara Fajar ucapkan Terimakasih kepada Tim Pengabdian Masyarakat UMRI

0
81

PEKANBARU (HALUANPOS.COM) – Tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) melakukan pembinaan pengembangan produk daur ulang sampah plastik bersama kelompok warga di Muara Fajar untuk meningkatkan pendapatan dan penjualan kelompok yang telah terbentuk sejak 2019 lalu.

Ketua kelompok pengabdian kepada masyarakat tersebut Nadia Fathurrahmi Lawita B.Com MaccBIT. yang merupakan salah satu dosen, menyebutkan bahwa agenda ini merupakan hibah yang diberikan oleh Riset Muhammadiyah untuk dapat mengembangkan potensi di masyarakat dapat membantu untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Benar, ini merupakan upaya kota bersama khususnya UMRI untuk bisa berkontribusi dan mengembangkan potensi yang ada di masyarakat” ujarnya.

Kelompok ini terdiri atas 3 orang dosen dan juga tergabung 4 orang Mahasiswa yang turut serta untuk dapat menyukseskan program pengabdian kepada masyarakat tersebut. Awalnya kelompok binaan tim pengabdian masyarakat ini dibentuk tahun 2019 lalu oleh tim pengabdian masyarakat program Kreativitas Mahasiswa (PKM) di mana kelompok masyarakat yang notabennya berprofesi sebagai pemulung tersebut dapat terbantu untuk mendaur ulang sampah plastik menjadi barang jadi dengan nilai jual yang tinggi.

MENARIK DIBACA:  Rumah Yatim Bagikan Parcel Lebaran untuk Sindi, Geby, Riski dan Rafa, 4 Yatim Bersaudara asal Pekanbaru

Saat diwawancarai, Sari salah satu anggota kelompok tersebut menyampaikan harapannya agar masyarakat ikut serta dalam menjaga lingkungan dengan mendaur ulang sampah serta mengajak masyarakat untuk menggunakan produk  yang mereka produksi.

” iya kami berharap warga lainnya juga ikut untuk menjaga lingkungan dari sampah plastik, juga semoga produk yang kami hasilkan ini di sukai banyak masyarakat dan dapat diperjualbelikan sehingga bisa menambah pendapatan juga” harapnya.

Satu produk berupa tas biasanya memakan waktu sekitar 3 hingga 4 hari untuk menjadi produk siap pakai. Serta pengerjaan dilakukan tanpa bantuan mesin atau lebih dikenal dengan handmade. Terakhir Sari juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim pengabdian masyarakat yang telah memberikan mereka pengetahuan baru untuk mendaur ulang sampah plastik menjadi barang dengan harga yang lebih tinggi.

MENARIK DIBACA:  Gebrak Masker, Camat Barri dan Isteri Kompak Bagikan Masker Gratis Untuk Pengguna Jalan

” kami berterima kasih kepada tim pengabdian masyarakat Universitas Muhammadiyah Riau, semoga yang kami dapatkan ini Nisa kami gunakan untuk meningkatkan ekonomi kami” tutupnya.