PEKANBARU (HPC) –  Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Provinsi Riau kembali menggelar Simposium dan Workshop bertempat di Ballroom Bertuah Hotel Pengeran Pekanbaru, Sabtu (12/01)

Dalam acara ini turut hadir Ketua IDI Provinsi Riau dr Zul Asdi Sp.B, M. Kes, FINACS, Ketua PDUI Provinsi Riau dr. Abdullah Qayyum MM dan beberapa pejabat serta narasumber pembicara yang kompeten dibidang Kedokteran.

Ketua Panitia, dr. Abdul Wahab Abdi Nasution, Ketika di wawancara media menjelaskan Simposium dan Workshop ini di hadiri perwakilan dokter di seluruh Riau serta dari beberapa Provinsi luar.

“Peserta kita 400an lebih, bahwa setiap peserta yang Ikut seminar harus dapat mewujudkan doktor umum yang professional, dan hadir seluruh Kabupaten kota di Provinsi Riau. Serta hadir juga dari beberapa dokter Provinsi lain. “kata Ketua Panitia. dr Abdul wahab Sabtu (12/01/2019)

Lebih lanjut di katakan dr Abdul Wahab, “Dalam materi workshop ini lebih kepada pemahaman tentang penanganan gawat darurat, acara yang dilaksanakan selama Dua Hari, dimulai hari sabtu dan berakhir pada hari minggu. Kegiatan ini juga mengangkat Tema ” 1 ST Riau Annual Scientific General Practitioner Meeting Update Emergency Case in daily Pracrice”

Hal Senada disampaikan oleh Ketua PDUI Provinsi Riau dr. Abdullah Qayum MM, ” Kegiatan Seminar dan Workshop Ini diadakan untuk peningkatan Kompetensi bagi Profesi Dokter, sehingga Pelayanan Dokter terhadap Masyarakat lebih Prima”, Ungkap dr Abdullah Qayyum MM yang saat ini sedang menimbah Ilmu S3 Di Universitas Riau.

” Sesuai dengan Agenda Kami hari ini Menuju Dokter Umum yang professional, Sejahtera dan Berkualitas Garda Terdepan Pelayanan Kesehatan Primer di Indonesia dalam Menghadapi era JKN dan Masyarakat Ekonomi Asia”, Tuturnya .

Ditempat yang sama Ketua IDI Riau,
dr Zul Asdi Sp.B, M. Kes, FINACS, apresiasi Kegiatan Simposium dan Workshop yang diadakan oleh PDUI Riau,” Kegiatan Peningkatan Kompetensi Bagi Para Dokter Umum serta Transfer Ilmu dari Spesialis ini Membantu Pengetahuan bagi Dokter umum, Karena Setiap 5 Tahun sekali akan dinilai Ulang dalam Prakteknya bagi dokter Umum. Oleh karena itu kegiatan ini kita apresiasi bisa meningkatkan Pelayanan dasar dan primer bagi Dokter Umum”, Tutup Zul Asdi.(sk)