Akibat Pandemi-19 Omset Toko Buku Foto Copy Mitra Mandiri Turun

0
152

PEKANBARU (HALUANPOS.COM)– Dampak pandemi covid-19 sangat berpengaruh terhadap UMKM (usaha mikro kecil menengah) salah satunya adalah terhadap tokoh buku dan fotocopy.

Pada kesempatan kali nini mahasiswi UMRI melakukan wawancara dengan Bpk. Adrian selaku pemilik salah satu UMKM fotocopy di jl. Cipta Karya Blok Ruko Cipta Lestari No.13 Pekanbaru, Sabtu (03/07). Anggota kelompok yang berpartisipasi dalam kunjungan kali ini adalah Desy Ria Sansi Tika, Pitri, Mari Fahtul Nur Fatimah, dan Yolanda Rasyid, yang merupakan mahasiswi semester 6 dari program studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH RIAU. Dengan dosen pengampu mata kuliah Sistem Pengendalian Manajemen yaitu ibu Intan Putri Azhari, SE.,M.Acc.

Tujuan dilakukannya wawancara ini adalah untuk mengetahui berapa persen penurunan omset yang dialami UMKM milik Bpk. Adrian selama masa pandemi covid-19. Selain itu artikel ini juga dapat memberikan tips dan referensi bagi para pembaca yang ingin memulai usaha sejenis dimasa pandemi covid-19 seperti saat ini.

MENARIK DIBACA:  WHITE CAR WHITE SPIRIT

UMKM milik Bpk. Adrian ini sudah berdiri sejak 6 tahun yang lalu dan masih aktif hingga saat ini. Awal mula didirikan usaha ini untuk membantu perekonomian keluarga agar lebih baik dari pada sebelumnya. Barang yang disediakan berupa alat – alat tulis kantor beserta perlengkapan sekolah, menyediakan jasa fotocopy dan printer dengan harga yang terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. Usaha ini merupakan usaha keluarga yang dikelola oleh pemiliknya langsung.

Dari hasil wawancara yang telah dilakukan mengenai strategi pemasarannya, pemilik tokoh buku dan fotocopy menjelaskan tidak ada pemasaran khusus melainkan para konsumen yang datang langsung ke UMKM tersebut.

​Tentunya selama masa pandemi ini ada begitu banyak dampak yang dialami oleh para pelaku UMKM, tak terkecuali juga dialami oleh toko buku dan fotocopy Mitra Mandiri, pemilik menjelaskan dampak yang dihadapinya selama masa pandemi ini ialah.

MENARIK DIBACA:  Tiga Bulan Tidak Bekerja karena Sakit, Ibu dan Kedua Anaknya Hanya Bisa Makan Dengan Kecap

“kalau masalah dampak banyak dek, karena kan sekarang ini sekolah tutup, kantor tutup jadi tokoh yang biasanya ramai sekarang mulai sepi dan berpengaruh kepada penurunan omset sebesar 70%” kata Adrian menjelaskan.

​Selain itu pemilik juga memberikan beberapa tips mengenai bagaimana mereka bertahan dalam kondisi pandemi seperti saat ini.
“ya kalau tips dari Ibuk sebaiknya mencukupi barang – barang yang biasa digunakan untuk perlengkapan sekolah dan lain – lain, jadi kalau ada pelanggan yang bertanya mengenai barang yang diinginkan kita selaku pemilik toko bisa menyediakan barang tersebut, itu merupakan salah satu tips agar usaha ini tetap berjalan meskipun dalam kondisi seperti saat ini” jelasnya.

MENARIK DIBACA:  Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto.SIK.SH.MH, Tinjau Pos yan Sei Duku  dan Pos Pam Garuda Sakti

​Dalam masa pandemi seperti pada saat ini sudut pandang manajemen sangat berpengaruh pada UMKM ini. Karena apabila sistem pengendalian manajemennya buruk maka akan berdampak buruk pula pada keberlangsungan usaha tersebut. Titik ter ekstrim jika tidak dapat mengendalikan manajemen usaha maka akan terjadi kekacauan bisnis yang memicu pada kesalahan dalam pengambilan keputusan. Agar memiliki kemungkinan keberhasilan yang tinggi, perusahaan harus mengelolah manajemen dengan baik. Pengendalian yang sempurna membutuhkan kepastian bahwa semua sistem pengendalian dapat dilakukan dengan sangat mudah dan individu dalam usaha tersebut harus selalu melakukan tindakan yang terbaik. Tindakan pelaku usaha yang baik mencerminkan baiknya usaha tersebut. (Rls)