Amril Mukminin: Ajak Umat Muslim Bengkalis Ambil Hikmah Dari Peristiwa Isra Mi’raj

0
57
Tampak Hadir Kapolres Bengkalis beserta jajarannya, Kabag Kesra, Wakil Ketua DPRD Bengkalis Serta sejumlah para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkup Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

Bengkalis (HPC) – Bupati Bengkalis Amril Mukminin diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis H Bustami HY mengajak kepada seluruh umat muslim yang ada di Kabupaten Bengkalis agar senantiasa meneladani Nabi Muhammad SAW serta mengambil hikmah dari isra’ mi’raj, tentang pentingnya iman dan ilmu agar mendapatkan kebahagiaan di dunia dan akhirat.

Himbauan tersebut sebagaimana disampaikan Bupati Bengkalis pada sambutannya yang disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis H Bustami HY pada peringatan Isra Mi’raj 1440 Hijriyah, Selasa Malam 2 April 2019 di Masjid Agung Istiqomah Bengkalis.

Peringatan Isra Mi’raj Pemerintah Kabupaten Bengkalis kali ini mendatang penceramah dari Jakarta Syeikh Muhammad Jaber.

Sebelum Syeikh Muhammad Jaber tiba di Masjid Istiqomah Bengkalis umat muslim Bengkalis sudah mempadati semua tempat yang ada di Masjid tersebut, sehingga tidak ada lagi terlihat saf-saf yang kosong.

Terlihat sekali antusiasnya umat muslim Bengkalis untuk mendengar ceramah dari Syeikh Muhammad Jaber, tidak hanya itu para jamaah juga berkesempatan sholat isya berjamaah bersama Syeikh Muhammad Jaber.

Amril mengatakan, tidak salah kiranya, jika Nabi Muhammad SAW diutus oleh Allah SWT untuk mengajarkan umatnya  sholat wajib 5 waktu dalam sehari semalam. Dalam sholat itu tercermin perbuatan mencegah dari yang mungkar. Seperti berbohong, menipu, menebar berita hoax, mencela pemimpin, menebarkan fitnah serta tindakan kejahatan lainnya yang dapat menghancurkan persatauan bangsa.

Karena itu Sambung Amril, sikap kejujuran dalam berpolitik, sikap tindakan dan ucapan yang harus dijaga agar tidak terjadi kekeruhan politik yang dapat melahirkan kebencian harus dihindari sejak dini.

“Nabi Muhammad SAW adalah sosok manusia yang tidak melakukan tujuan politiknya untuk kepentingan nafsunya sendiri, tetapi apa yang dilakukannya demi kemaslahatan umat manusia, kesejahteraan dan kemakmuran umatnya,” ujar Bupati

Karena itu, menahan nafsu dari sesuatu yang tidak halal seperti menahan nafsu dari tindakan untuk tidak menebarkan kebencian dan bahkan fithah, atau bahkan menahan nafsu untuk tidak boleh mencela dan menghina pemimpin bangsa, menjadi bagian dari sifat-sifat  Nabi Muhammad SAW yang selalu dihindari.

Tambah orang nomor satu Bengkalis, pesan yang dikandung dalam makna dari spirit isra mi’raj adalah pada dimensi sosial untuk kemanusiaan dan untuk kebangsaan, bukan dimensi indvidual untuk golongan tertentu dan untuk kepartaiaan atau atas nama identitas tertentu. Ketika makna isra mi’raj, ditarik pada tataran perpolitikan di indonesia saat ini, maka sejatinya harus mampu mengurbankan dan meleburkan seluruh identitas demi merajut solidaritas persatuan untuk mencapai kebangsaan yang rahmatan lil alamin. (Rls/Oji)