Kasmarni: Karnaval Kostum Daur Ulang Potensi Ciptakan Kreativitas Anak Bangsa

0
90
Foto bersama Peserta Karnval Kostum Daur Ulang Memperingai Hari Anak Nasional 2019

Bengkalis (HPC) – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Bengkalis, Kasmarni Amril melepas Karnaval Kostum Daur Ulang dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2019 yang dipusatkan di Lapangan Tugu Bengkalis.

Diikuti sebanyak 3.964 orang yang terdiri dari 1.321 anak Taman Kanak-kanak (TK), 140 guru TK, 519 anak KB, 144 guru Kelompok Belajar (KB) dan 1.840 orang tua dari anak-anak yang mengikuti pawai.

Menggunakan berbagai pakaian lengkap dengan aksesoris ribuan anak-anak ini pawai dengan start awal Lapangan Tugu, Jalan Sudirman menuju Jalan Cokro Aminoto, melewati Jalan Sri Pulau, terus Jalan Ahmad Yani dan kembali ke Lapangan Tugu.

Dalam sambutannya Kasmarni Amril mengucapkan terima kasih terselenggaranya acara karnaval daur ulang dalam rangka peringatan HAN tahun 2019 serta apresiasi kreatifitas dari pendidik dan orang tua yang telah menyiapkan berbagai kostum menarik, unik dan bagus pada acara ini.

“Kami ucapkan terima kasih atas teselenggaranya acara ini dengan baik. Kemudian terima kasih juga kepada orang tua yang turut berpartisipasi mengikuti acara ini untuk mendampingi anak-anaknya,” ucap Kasmarni.

Dikatakan kasmarni bahwa pemanfaatan daur ulang untuk dijadikan kostum mampu memberikan pemahaman kepada anak bahwa dengan kreatifitas benda-benda yang umunya terbuang, bisa dimanfaatkan menjadi bernilai dan berguna.

Menurut  Kasmarni Amril, pentingnya hari anak nasional ini diperingati agar seluruh lapisan masyarakat lebih peduli dengan kepentingan anak. Karena anak merupakan potensi yang sangat penting sebagai generasi penerus masa depan bangsa, penentu kualitas sumber daya manusia Indonesia yang akan menjadi pilar utama pembangunan nasional.

Sejumlah anak antusias mengikuti Karnaval, terlihat dengan bangganya generasi penerus bangsa ini memamerkan kostum yang ia kenakan dihadapan tamu undangan dan masyarakat yang menyaksikan.

Mulai dari pakaian dari kantong kresek, karung goni, kertas koran, kardus berkas serta sejumlah barang bekas lainnya.

Selain menggunakan kostum daur ulang, sejumlah anak-anak dari KB menggunakan pakaian adat, Polisi, Tentara, Dokter dan lainnya.Hadir pada acara tersebut Sekretaris Dinas Pendidikan Bengkalis, Agus Ilfridimalis, Camat Bengkalis Ade Suwirman, Ketua Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak-kanak Indonesia (GOPTKI) Akna Juwita, Bunda PAUD Kecamatan Bengkalis Rafika Wati. (Rls/Diskominfotik)