Himbauan Bupati Inhil Tentang Tertib Ramadhan

0
34

TEMBILAHAN (HALUANPOS.COM)- Bupati Inhil, HM Wardan mengeluarkan surat himbauan bernomor 475.52/SATPOL-PP/IV/2021 tentang tertip Ramadhan 1442 H /2021 M.

Himbauan tersebut dikeluarkan Bupati HM. Wardan dalam rangka menciptakan suasana khidmat dan khusyuk bagi umat islam dalam menjalankan ibadah ramadhan 1442 H/ 2021 M.

Himbauan tersebut dikeluarkan juga karena untuk memelihara situasi dan kondisi keamanan dan ketertiban umum sebagaimana diatur dalam peraturan daerah Kabupaten Inhil nomor 11 tahun 2016 tentang pembinaan, pengawasan dan penindakan ketertiban umum dan penyakit masyarakat sekaligus mencegah penularan virus corona (Covid-19).

Ada 6 poin Himbauan HM. Wardan kepada masyarakat Inhil tentang tertip Ramadhan 1442 H /2021 M diantaranya :

1. Bagi pengelola hotel, wisma, penginapan, rumah kos tidak mengizinkan tamu yang bukan muhrimnya, bukan suami istri menginap satu kamar atau menerima tamu lain jenis didalam kamar dan hal – hal lainnya yang tidak sesuai dengan ketentuan dan norma agama dan sosial.

MENARIK DIBACA:  Pos Airud Tembilahan Terbakar, Polres Inhil Kehilangan Aset-aset Ini

2. Dilarang memperjualbelikan minuman beralkohol dan memperjualbelikan, membunyikan, menyalakan alat yang dapat menimbulkan suara ledakan dengan sengaja pada siang hari ataupun malam hari yang dapat menganggu pelaksanaan ibadah.

3. Kegiatan keramaian ditempat hiburan seperti karaoke, warnet permainan billiard, permainan ketangkasan, cafe, tempat olahraga dan tempat hiburan lain atau sejenisnya bisa melaksanakan aktifitas dengan ketentuan:
a. memperhatikan dan melaksanakan protokol kesehatan
b. membatasi pengunjung hanya 50 % dari kapasitas normal
c. menetapkan jam operasi : siang pukul : 09:00 wib s/d 17:00 wib dan malam pukul 21:00 wib s/d 24:00 wib
d. bagi anak – anak usia sekolah diperkenankan ke warnet pada jam 14:00 wib s/d 16.00 wib.

MENARIK DIBACA:  Gubernur Andi Rachman Resmi Tutup MTQ Ke-47 Kab. Inhil

4. Pemilik warung/rumah makan dilarang secara terbuka menggelar dagangannya yang dapat mengganggu orang yang berpuasa.

5. Setiap orang dilarang makan, minum, merokok dan kegiatan sejenisnya ditempat terbuka atau ditempat umum sehingga dapat menganggu orang lain yang sedang menjalankan ibadah puasa/ramadhan.

6. Setiap orang atau kelompok dilarang memainkan membunyikan alat – alat kesenian arak – arakan sahur, dan untuk seruan, panggilan sahur cukup melalui pengeras suara masjid/surau/mushola.

“Demikian hal ini kami sampaikan atas kerjasama dan dukungannya diucapkan terima kasih,” Tulis HM. Wardan dalam surat himbauan tertip Ramadhan tertanggal (05/04/2021)**