IKPBS Dan Tokoh Bengkalis Ajak Masyarakat Cerdas Memilih Pemimpin N IKPBS Gelar Aksi Terbuka untuk Masyarakat

0
72

PEKANBARU (HPC)– Mencermati dan menyikapi situasi serta kondisi kepemimpinan Kabupaten Bengkalis dalam beberpa tahun terakhir, maka elemen tokoh masyarakat, mahasiswa dan seleuruh masyarakat yang berasal dari Negeri Junjungan, yang terhimpun dalam Ikatan Keluarga Pulau Bengkalis dan Sekitarnya (IKPBS) Pekanbaru menggelar aksi terbuka pada, Sabtu (11/7/2020).

Melihat pergolakan politik menjelang pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis pada Desember 2020 mendatang, juga melihat kondisi dan situasi politik di Kabupaten Bengkalis membuat Ikatan Keluarga Pulau Bengkalis dan Sekitarnya (IKPBS) Pekanbaru membuat pernyataan terbuka.
Warga Kabupaten Bengkalis yang tergabung dalam organisasi IKPBS Pekanbaru bersama sejumlah tokoh Bengkalis yang bermastautin di Pekanbaru, menggelar Aksi terbuka yang digelar di depan Sekretariat IKPBS Kompleks Perkantoran Grand Sudirman Blok D12, Jalan Datuk Setia Amanah/Parit Indah, Pekanbaru dipimpin Ketua IKPBS Aziun Asya’ari dan Sekretaris Martias bersama warga, perwakilan mahasiswa dan tokoh masyarakat Bengkalis seperti H Azaly Djohan, Achmad Bebas, Burhanuddin, Sarjono Amnan, Said Hamzah, Abdul Karim, Abu Kasim, HM Yusuf, H Effendi dan lain-lain.

MENARIK DIBACA:  Gelar Halal bi Halal BM PAN Pekanbaru Rekrut Kader Baru

Aksi yang diawali dengan membacakan surat terbuka oleh H Sarjono Amnan, mengajak dan mengimbau seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bengkalis dan juga partai politik, agar membulatkan tekad menyuarakan serta mengajak melalui media sosial dengan hastag #Tolak Bakal Calon atau Calon Bupati Dan Wakil Bupati Bengkalis Yang Tidak Bersih Dan Tercemar”.

Mengajak partai politik pemenang politik 2019, agar tidak mengusung dan mendukung bakal calon atau calon pemimpin yang tercemar serta mentaati warkah Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis, untuk mengutamakan anak watan yang berasal dari Kabupaten Bengkalis.

Sedangkan kepada LAMR mereka juga mengimbau, agar berkenan turut memberi imbauan atau warkah yang ditujukan kepada seluruh masyarakat yang ikut sebagai pemilih untuk tidak mencoblos atau memilih calon pemimpin yang tidak bersih dan tercemar.

”Aksi ini kami gelar secara sadar dan melihat situasi dan kondisi Kabupaten Bengkalis saat ini. Tentunya kami mengharapkan agar Kabupaten Bengkalis memperoleh pemimpin yang bersih dan tidak tercemar. Kerane sudah dua kali pemimpin kita terjerat hukum, untuk itu kita melakukan aksi ini agar masyarakat Bengkalis mengetahui dan berhati-hati dalam melilih pemimpin untuk negeri Jujungan ke depannya,” ujar Ketua IKPBS Aziun Asya’ari yang didampingi Sekretarisnya, Martias.

MENARIK DIBACA:  Erdison dilantik Jadi Sekretaris KPU Kabupaten Meranti

Ia menyebutkan, dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun ini masyarakat jangan hanya memikirkan kepentingan pribadi yang sesaat, namun pikirkanlah hal yang lebih besar ke depannya untuk masa depan generasi penerus Bengkalis lebih baik.

‘’Ya, memilih pemimpin harus selektif untuk memilih pemimpin ke depannya, agar ini tidak terjadi seperti hal-hal masa lalu. Tentnya diharapkan pemimpin Bengkalis ini benar-benar amanah. Makanya surat terbuka ini akan disosialisasikan ke masyarakat di Kabupaten Bengkalis secara langsung,’’ ujarnya.
Sedangkan, H Azali Djohan, tohoh mesyarakat Bengkalis yang juga mantan Bupati Bengkalis juga mengajak masyarakat benar-benar menggunakan hak pilihnya secara benar dan baik. Apalagi Negeri Bengkalis ini merupaka negeri tertua di Indonesia, makanya masyarakat harus tau terkait Pilkada yang sebentar lagi yang dilaksanakan.
‘’Jadi dalam pemilihan ini masyarakat yang memiliki hak pilih, jangan asal pilih saja dan jangan memilih calon yang sudah tercemar. Pilihlah calon yang benar-benar bersih dan pemimpin yang amanah untuk memajukan dan mensejahterakan masyarakat Bengkalis,’’ harapnya.

MENARIK DIBACA:  SMPN 31 Gelar Berbagai Lomba Peringati Sumpah Pemuda

Hal yang sama juga disampaikan oleh H Ahmad Bebas yang juga tokoh masyarakat Bengkalis mengajak masyarakat benar-benar cerdas dalam menentukan pemimpinnya ke depan. Apalagi sudah dua kali pemimpin Bengkalis yang tersandung kasus koruspsi.

‘’Jangan sampai ketiga kali lah pemipin Bengkalis ini terjerat kasus korupsi. Makanya agar terhindar dari pemimpin yang tercemar, masyarakat yang memiliki hak memilih harus cerdas dalam menggunakan hak pilihnya nanti,’’ harapnya.(rls)