Ini Tanggapan Presma Unilak Terkait Pengelolaan Limbah Chevron

0
49

PEKANBARU (HPC)- Menanggapi terkait pengelolaan limbah oleh PT Chevron yang sedang banyak di bicarakan di publik belakangan ini. Koordinator Badan Eksekutif Mahasiswa (Bem) Riau, Amir Aripin Harahap angkat bicara mengenai hal tersebut.

Menurut Aripin yang juga Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Lancang Kuning (Unilak) ini, Chevron harus bersinergi melibatkan pihak lain khususnya BUMD agar masalah limbah tersebut dapat di kelola dengan baik.

“Kita mengingatkan bahwa sudah seyogyanya chevron melibatkan BUMD untuk mengelola limbah dari operasi penambangan minyak blok rokan yg di kelolah oleh chevron, hal ini penting agar efektif sehingga lingkungan kita terjaga dengan baik dan tidak meresahkan masyarakat,”katanya selasa (21/1/2020)

MENARIK DIBACA:  Rodshow di Rumbai Ketua DPD PAN didukung Menuju PKU 1

Lebih lanjutnya, Aripin mengungkapkan bahwa jangan sampai limbah chevron yang tidak efektif pengelolaannya dapat merugikan pihak lain apalagi itu masyarakat.

“Kita semua sudah mendengar dan mengetahui bahwa sudah ada fakta masyarakat di rugikan akibat pengelolaan limbah chevron yang tidak di kelola dengan baik, ada usaha masyarakat yang terkena dampak limbah sehingga mengakibatkan kerugian dan sampai hari ini tanggung jawab Chevron belum jelas, “ujarnya.

Chevron ini sebutnya, berdomisili di Provinsi Riau, tentu dengan melibatkan BUMD dapat membantu perekonomian rakyat sehingga masyarakat sejahtera.

Ia pun menambahkan, bahwa saat ini dari 3000 pekerja Chevron tidak lebih dari satu persen putra daerah Riau yang bekerja di dalamnya.

MENARIK DIBACA:  PT SSS Ditetapkan sebagai Tersangka Korporasi Kasus Karhutla

Terakhir di sampaikannya, jika tidak pihak bersangkutan tidak melibatkan BUMD untuk mengelola limbah demi kepentingan rakyat dan kelestarian lingkungan, maka ia dan pihaknya akan mengambil sikap tegas agar.(rilis)