Kendaraan Berat Jenis Crane dengan Merk ‘Terex’ Melindas Jalan Aspal Hotmix Hingga Terbenam Pada Kedalaman 40cm

0
24

MERANTI (HPC)-Sebuah kendaraan berat jenis Crane dengan merk ‘Terex’ melindas jalan Aspal Hotmix sampai ambruk terbenam pada kedalaman 40cm Sehingga menimbulkan Kemacetan panjang terjadi di jalan Diponegoro Selatpanjang Kabupaten Kepulauan Meranti-persis di depan Yayasan Vihara Berkat hingga sampai di perempatan jalan Kartini pada Jum’at Sore 11 November 2017.

Dari pantauan Media Haluanpos.com dilapangan Pasca Insiden tersebut, terlihat para personil Satlantas Polres Kepulauan Meranti berjaga-jaga mengendalikan situasi untuk mengurai arus lalu lintas yang menimbulkan antrian panjang di tengah kerumunan warga, yang tanpak menyaksikan juga hadir Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Meranti Dedi Putra S,Hi yang Melihat langsung kejadian bersama Wakil Bupati Kepulauan Meranti Said Hasyim serta Dinas Perhubungan.

Usai melakukan Komunikasi Intensif di lokasi kejadian, Dikatakan Dedi, bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Dinas dan Instansi terkait untuk menjelaskan perihal penyebab Insiden itu pada hari Selasa mendatang, untuk secepatnya ditangani pihak bersangkutan agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat yang menggunakan akses jalan tersebut.

“Mengenai Insiden ini, Kita akan segera melakukan Koordinasi dengan Dinas PU, Dinas Perhubungan, dan juga Pihak PLN, yang dalam hal ini adalah Kontraktor yang memenangkan Tender tersebut, yaitu pihak PT. Trakindo”, Ungkap Dedi Putra kepada Haluanpos.Com Jum’at sore.

Ketua DPC – PPP itu juga mengatakan tidak Serta merta penyebab Insiden dikarenakan oleh kelalaian dari pihak pemenang Tender maupun seluruh pihak yang terlibat, namun faktor kondisi alam bisa saja menjadi salah satu penyebabnya.

“Memang, kita baru bisa menduga-duga bahwa Penyebab Insiden berawal dari Kendaraan berat yang dinilai Over Capacity, dengan muatan yang tidak seimbang dengan ketahanan badan jalan, tapi bisa saja hal tersebut juga dipicu oleh lembeknya permukaan tanah, karena sama-sama kita ketahui bahwa belakangan kota Selatpanjang seringkali diguyur hujan deras, sehingga untuk memastikan itu, dalam Koordinasi nanti sama-sama kita cari penyebabnya serta sama-sama kita cari Solusinya secara Intensif, karena walau bagaimanapun, ini tidak bisa dibiarkan bertele-tele, sebab akses jalan adalah hak murni masyarakat yang menggunakannya. Untuk itu, kepada semua pihak hendaknya sedikit bersabar, semoga hasil Koordinasi kita nanti akan menemukan jalan keluar yang Solusif dan akses jalan bisa utuh seperti sediakala” Jelasnya.

Wakil Bupati Said Hasyim juga menghimbau kepada masyarakat agar bisa memaklumi, bahwa jalan tersebut digunakan untuk mengangkut material mesin PLN yang sedang melakukan perbaikan serta faktor ketahanan tanah yang di sering dilanda hujan menjadi penyebabnya.

“Kita Optimis saja, PLN dan Pihak penerima Tender akan bertanggung jawab atas hal ini, dan kepada masyarakatpun harus maklum, karena kondisi tanah bisa saja menjadi penyebab utamanya, sebab sering terjadi hujan” Tutup Said Hasyim.

Laporan: Drm