RENGAT (HALUANPOS.COM)-Kondisi Istana Kerajaan Indragiri yang berada di kawasan Danau Raja, Kota Rengat, kini memprihatinkan. Melihat hal itu, Yang Dipertuan Besar Kerajaan Indragiri Tuanku Parameswara Arif SH langsung turun meninjau lokasi bersama jajaran Pemkab Indragiri Hulu, Selasa.
Dalam peninjauan tersebut Tuanku Parameswara didampingi Sekretaris Daerah Kab. Indragiri Hulu Zulfahmi Adrian AP, M.Si, Asisten II Setdakab Inhu, Kadisporapar Kab. Inhu, serta sejumlah pejabat terkait. Rombongan berkeliling mengamati langsung kondisi fisik bangunan cagar budaya yang dulunya menjadi pusat pemerintahan Kerajaan Indragiri.
“Berdasarkan peninjauan kondisi bangunan saat ini dinilai memprihatinkan dan dipandang perlu untuk mendapatkan sentuhan, perbaikan, dan perhatian khusus,” ujar salah satu pejabat yang mendampingi.
Istana Kerajaan Indragiri bukan sekadar bangunan tua. Ia menyimpan jejak sejarah panjang Kesultanan Indragiri dan menjadi salah satu ikon wisata budaya di Rengat. Karena itu, keberadaannya dinilai penting untuk dijaga dan dihidupkan kembali fungsinya.
Tuanku Parameswara Arif SH berharap perbaikan bisa segera dilakukan. “Beliau berharap agar perbaikan Istana dapat dilakukan dalam waktu yang tidak terlalu lama, agar bangunan tersebut tetap dapat difungsikan kembali sebagai warisan budaya dan wadah edukasi sejarah bagi generasi muda,” tulis keterangan resmi.
Pemkab Inhu melalui Disporapar disebut siap berkoordinasi untuk langkah revitalisasi. Jika perbaikan berjalan, Istana Kerajaan Indragiri diharapkan kembali menjadi destinasi wisata sejarah sekaligus ruang belajar budaya bagi masyarakat dan wisatawan. (Rls)
