Luar Biasa, IZI Riau Resmikan TPQ Baitul Qur’an Al-Fatih, Tumbuhkan semangat Cinta Al-Qur’an

0
61

TAMBANG (HALUANPOS.COM)-Untuk menumbuhkan generasi Qur’ani, mengamalkan dan cinta Al- Qur’an serta berlomba dalam kebaikan, IZI perwakilan Riau gelar Launching Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Baitul Qur’an Al-Fatih yang di support penuh oleh ibu Yusratul Hayati selaku donatur pembangunan TPQ ini.

Peresmian TPQ ini dilaksanakan pada Minggu (13/11) di desa Parit Baru Kecamatan Tambang, Kampar Riau. Launching ini di hadiri oleh kepala pengurus TPQ Baitul Qur’an Al-Fatih beserta Ustadz dan ustadzah, Kabid Pendayagunaan IZI perwakilan Riau, dan Tokoh masyarakat desa Parit Baru Kecamatan Tambang serta wali santri dan santriwati.

Dalam kata sambutannya Yulia Darmayati selaku kepala pengurus TPQ Baitul Qur’an Al-Fatih mengucapkan terimakasih dan rasa syukurnya atas bantuan yang diberikan oleh Donatur dan yayasan Laznas IZI Perwakilan Riau karena sudah banyak membantu dalam perbaikan sarana dan prasarana yang ada di TPQ ini, mulai pengadaan sumur bor, pembangunan tempat wudhu, MCK serta Merenovasi seluruh TPQ Baitul Qur’an ini.

“Baitul Qur’an yang berarti rumah Qur’an, dari sinilah awal mulanya mereka belajar tentang Al- Qur’an, bukan hanya belajar Al-Qur’an saja , disini kami juga mulai mengajarkan cara Azan, praktek ibadah, Akhlak dan belajar bagaimana membaca Al-Qur’an dengan irama dan Tartil yang benar. Kami mengucapkan terimakasih sebanyak banyak atas segala bantuan yang diberikan, karena dulu rumah ini banyak atap yang bocor dinding yang rapuh dan anak anak yang berwudhu di sungai jika ingin mengaji, dan sekarang alhamdulillah sudah ada tempat wudhu yang sudah dibuat jadi anak anak tidak perlu ke sungai lagi untuk berwudhu” jelas Yulia.

MENARIK DIBACA:  Lagi Seorang Pengedar Shabu Diringkus Resnarkoba Polres Kampar di Bangkinang Kota

Dalam kesempatan ini Abdul Ghofur selaku Kepala Bidang Pendayagunaan IZI Perwakilan Riau mengungkapkan terimakasih kepada Donatur Ibu Yusratul Hayati yang telah menyisihkan hartanya untuk membangun sumur bor, tempat wudhu, MCK dan Merenovasi TPQ ini.

“IZI perwakilan Riau merupakan lembaga Zakat yang menghimpun dana Zakat, Infak dan Sedekah, dan setelah dana ini di himpun akan di salurkan melalui program program, dan ini adalah salah satu programnya, semoga adik adik kita di TPQ Baitul Qur’an ini bisa hafiz 30 juz semuanya, seperti yang sudah kita ketahui ada 3 amalan yang tidak akan terputus walaupun kita sudah wafat yaitu ilmu yang bermanfaat, sedekah jariyah dan doa anak yang Sholeh” Ujar Abdul Ghofur.

MENARIK DIBACA:  Kurban di Tanah Melayu, 210 Doka di 6 Kabupaten

Dan harapannya untuk di kemudian hari amanah yang telah diberikan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin dan dijaga hingga bisa dinikmati dalam jangan waktu yang panjang.

“Harapan kedepannya renovasi TPQ, tempat Wudhu, sumur bor dan MCK yang telah di buat dan diberikan oleh donatur dapat di jaga dengan baik, supaya dapat bermanfaat untuk jangka panjangnya dan dinikmati anak cucu kita nantinya’ tutup Abdul Ghofur.

Saharni salah satu tokoh masyarakat mengungkapkan rasa terimakasi kepada Donatur dan IZI karna sudah membantu renovasi dan mengadakan tempat wudhu bagi murid yang belajar di TPQ ini.

“Kami perwakilan dari masyarakat desa Parit Baru mengucapkan banyak terimakasih kepada donatur dan IZI yang telah banyak membantu dalam pembagunan TPQ ini, kami merasa bersyukur dan bangga sekali. semoga segala kebaikan yang diberikan Allah balas lebih baik lagi dan diberikan kekuatan untuk lebiih menyebarkan kebaikan lebih banyak lagi” kutip Saharni.

MENARIK DIBACA:  Kak Seto Minta LPAI Riau dan Bupati Kampar Kerja sama atasi Kasus Kekerasan Kepada Anak

Salah satu wali murid dari TPQ Mahzufar juga mengucapkan terimakasih atas renovasi dan bantuan yang diberikan, dan mengungkapkan banyak perubahan bangunan yang telah di lakukan di TPQ ini.

“Sebelumnya rumah TPQ bisa di bilang tidak layak untuk di tempati karna banyaknya atap yang bocor, dinding yang sudah rapuh, tidak adanya kamar mandi dan tempat wudhu sehingga anak-anak harus ke sungai untuk berwudhu dan menimbulkan was was bagi kami karna tidak tau kapan air akan deras dan tenangnya, alhamdulillah setelah di buat tempat wudhu, MCK dan perbaikan bangunan anak anak tidak perlu lagi ke sungai” Tutup Mahzufar. (Rls)