Ujung Tanjung – (HALUANPOS.COM) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan kepribadian bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP). Salah satu upaya nyata yang dilakukan adalah dengan menjalin koordinasi dan sinergi bersama Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tanah Putih guna melaksanakan program penyuluhan agama secara berkala.
Bertempat di Lapas Bagansiapiapi, koordinasi ini dilakukan untuk menyusun jadwal, materi, serta teknis pelaksanaan penyuluhan dan pembimbingan. Langkah ini diambil agar bimbingan rohani yang diberikan kepada para warga binaan dapat berjalan lebih terstruktur, menyentuh esensi pertobatan, dan memberikan bekal mental yang kuat bagi mereka sebelum kembali ke masyarakat.
Kepala Lapas Bagansiapiapi, Agus Imam Taufik menyatakan bahwa pembinaan kerohanian merupakan salah satu pilar terpenting dalam proses pemasyarakatan.
“Kami ingin memastikan bahwa selama menjalani masa pidana, hak-hak beribadah dan mendapatkan pendidikan keagamaan bagi warga binaan terpenuhi dengan baik. Kerja sama dengan KUA Tanah Putih ini diharapkan dapat membawa angin segar dan mempertebal keimanan para WBP,” ujarnya.
Sementara itu, pihak KUA Tanah Putih menyambut baik dan menyatakan kesiapannya untuk menerjunkan para penyuluh agama terbaik ke Lapas Bagansiapiapi. Materi yang akan disiapkan nantinya mencakup bimbingan ibadah praktis, pengajian al-qur’an, hingga ceramah motivasi spiritual yang berfokus pada akhlakul karimah (akhlak yang terpuji).
Melalui kegiatan penyuluhan agama yang berpusat di Mesjid Baitul Muta’alim Lapas Bagansiapiapi ini, diharapkan area blok hunian tidak hanya menjadi tempat menjalani hukuman, tetapi juga bertransformasi menjadi pesantren tempat para warga binaan memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa. (RILIS)
