Rombongan DPRD Meranti Mendatangi Bappenas RI, Genjot Berbagai Sektor Pembangunan 

0
250

JAKARTA (HPC)- Rombongan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Meranti yang di pimpin langsung Ketua Fauzi Hasan SE mendatangi Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI dengan tujuan Mengenjot atau mendongkrak berbagai sektor pembangunan daerah kepulauan meranti yang ketinggalan.Jumat 26 Januari 2018.

Selain Ketua DPRD Kabupaten Meranti Fauzi Hasan, SE didampingi juga Muzamil Baharudin, Darwin Susandy, S.Hum,  Dr. M. Tartib, M. Si, Lindawati, Dedi Putra, S.HI,  Taufik, Asmawi, S.AP,  H. Musdar, S.Pd, E. Miratna, M.Si, Darsini, Staf sekretariat DPRD Meranti, juga kepala Bappeda Mamun murod.

Kedatangan rombongan DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti langsung di sambut perwakilan Kementerian dalam hal ini Kepala Sub Direktorat Alokasi Pendanaan Pembangunan Kementerian PPN/ Bappenas RI Firmansyah, SE, MAP, MIDS,

Dalam pertemuan itu Ketua DPRD Kepulauan Meranti Fauzi SE mengatakan tujuan rombongan DPRD Kepulauan Meranti ke Bappenas ini adalah untuk mengetahui alokasi anggaran untuk Kabupaten Kepulauan Meranti di APBN Tahun 2018 dan Tahun 2019.
“Kita Meminta komitmen dan bantuan dari Bappenas untuk memperhatikan Kabupaten Kepulauan Meranti dalam pengalokasian anggaran APBN” Kata Fauzi Hasan SE.

MENARIK DIBACA:  Tinjau PLTD Desa Topang, Bupati Irwan Gesa Listrik Hidup 24 Jam dan Jangkau Seluruh Desa

Menurutnya Kabupaten Kepulauan Meranti masih jauh tertinggal dengan Ibu kota kabupaten lainnya di Indonesia, terlebih letak kabupaten dengan geografis semenanjung pulau pulau, wilayah pesisir yang berbatasan dengan provinsi Kepulauan Riau bahkan perbatasan antara Indonesia dengan Malaysia, Tidak kalah menariknya, isu besar negara Indonesia juga berada di Meranti, salah satunya isu jaringan telekomunikasi di Pulau Rangsang, asupan muatan malaysia lebih mudah di jangkau di bandingkan siaran lokal,

Perlu diketahui Konflik nelayan yang kerab menjadi kekwatiran wilayah Meranti, tingginya Abrasi, minimnya Infrastruktur daerah, tingginya inflasi akibat seluruh kebutuhan di datangkan dari luar daerah serta tingginnya angka kemiskinan dan minimnya peluang kerja.

“Dengan persoalan yang berliku di Kabupaten Kepulauan Meranti kita sangat berharap domain pusat dalam mengganggarkan porsi bantuan ke daerah dapat melebihkan dan menskala prioritaskan dengan berbagai kendala pembangunan sebagai wilayah pesisir serta wilayah perbatasan antar negara” Ungkap Ketua DPRD Meranti.

Hal senada juga dikatakan Wakil Ketua DPRD Muzamil dihadapan perwakilan Bappenas RI, Muzamil menambahkan ketimpangan perhatian atas bantuan pusat ke daerah, ia berharap tahun ini Pusat dapat memahami kebutuhan daerah terutama Kepulauan Meranti yang tergolong masih baru di mekarkan dan masih dalam tanggung jawab pusat sesuai perundangan.

MENARIK DIBACA:  Pelaksanaan Kurban di Mesjid Al-Ihsan Marpoyan Damai ada Peningkatan

“Sebagai daerah terluar, kabupaten Meranti seperti dianak tirikan pusat, hal ini terlihat jelas alokasi bantuan pusat yang mengarah ke daerah daerah perbatasan seperti Kalimantan, NTT dan lainnya sangat jauh berbeda, ketimpangan ini menyudutkan wilayah kami dan hak kami sebagai wilayah perbatasan sudah sepatutnya di lebihkan, maka saya berharap mulai tahun 2018 ini dan seterusnya pusat dapat mengalokasikan lebih ke Meranti sehingga pembangunan Kabupaten Kepulauan Meranti dapat di percepat” Tutur Muzamil.

Muzamil menambahkan semua Persoalan ini merupakan hal yang harus disampaikan kepada pemangku kebijakan karena merupakan tanggungjawab selaku wakil rakyat yang harus dipertanggung jawabkan kepada masyarakat dan tuhan”

Diwaktu yang sama Ketua Komisi II Darwin Susandy mengulas soal prosedur terkait petunjuk dan arahan bagaimana agar Kabupaten Kepulauan Meranti bisa mendapatkan alokasi dana dari pusat

Setelah mendengarkan sambutan rombongan DPRD kepulauan meranti, Kepala Sub Direktorat Alokasi Pendanaan Pembangunan Kementerian PPN/ Bappenas RI Firmansyah, SE, MAP, MIDS menjelaskan, pada dasarnya Bappenas RI sangat berkomitmen untuk membantu Kabupaten Kepulauan Meranti dan akan berusaha melakukan pendampingan terhadap pengajuan anggaran yang dilakukan.

MENARIK DIBACA:  KINERJA BPN KAB.PELALAWAN DI SOROTI GNPK RI

“Bappenas menjadikan skala prioritas bagi wilayah pesisir apalagi wilayah perbatasan dengan negara. Kita sangat berkomitmen untuk kedepan dalam membantu alokasi anggaran ke Meranti, namun hal ini tidak terlepas dari keseriusan Pemkab Meranti yang mesti sesering mungkin berkomunikasi aktif bukan hanya ke Bappenas saja, juga bangun koordinasi dengan Kementerian PU dan perumahan Rakyat, kementerian Perhubungan  dan kementerian lainnya sehingga pembangunan Meranti segala bidang dapat di genjot dengan maksimal” Katanya.

Selain itu Kata Firmansyah saat ini Perumusan program dan anggaran melalui E – Planing Aplikasi Akan membantu melakukan komunikasi dan menyampaikan kepada setiap sektor (bagian) yang ada di Bappenas untuk memperhatikan Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Kita minta juga Pemkab Meranti dapat cepat melakukan koordinasi segera membangun komunikasi sebab Untuk Anggaran Tahun 2019  awal Februari ini sudah dilakukan prosesnya.” Tutupnya. (rls hms)