Terkait Masalah Pajak, Komisi II Hearing dengan pihak Darma Yudha dan Djuwita

0
73

PEKANBARU(HPC)- Guna membahas asuransi guru-guru, Komisi II DPRD Kota Pekanbaru memanggil Sekolah Swasta Djuwita dan Darma Yudha untuk menggelar Rapat Dengar Pendapat pada senin (22/06/2020). Didalam pertemuan tersebut, pihak Komisi II DPRD Kota Pekanbaru meminta penjelasan kepada pihak Darma Yudha dan Djuwita.

Wakil Ketua Komisi II dan anggota meminta kelejasan pihak Darma Yudha dan Djuwita
Wakil Ketua Komisi II dan anggota meminta kelejasan pihak Darma Yudha dan Djuwita

Didalam hearing tersebut, dimana beberapa anggota Komisi II serta Wakil ketua Komisi II, Dapot Sinaga mempertanyakan terkait asuransi guru dan pajak yang disetor ke kota Pekanbaru. Akan tetapi perwakilan dari sekolah Darma Yudha tidak hadir.

Pihak Darma Yudha dan Djuwita menjelaskan terkait asuransi guru dan pajak yang bermasalah
Pihak Darma Yudha dan Djuwita menjelaskan terkait asuransi guru dan pajak yang bermasalah

“Karna ada indikasi guru- guru di Darma Yudha diasuransikan mereka, tapi ketika jatuh tempo, yang menerima asuransi bukan guru-guru bersangkutan. Yang kedua masalah pajak. Pajak yang mereka berikan ke kota Pekanbaru, tapi dari pihak Dharma Yuda tidak hadir. Yang ada hanya Djuwita,” jelas Dapot.

MENARIK DIBACA:  Plh Sekdaprov Riau H Masrul Kasmy Hadiri HUT Ke 1 DMDI Riau
Anggota Komisi II, Sri Rubianty menanyakan masalah asuransi guru yang belum dibayarkan
Anggota Komisi II, Sri Rubianty menanyakan masalah asuransi guru yang belum dibayarkan

Lanjut Dapot, dari pihak Djuwita pun tidak bisa didapat informasi yang jelas mengenai sistem pembayaran pajak ini. Mereka (Djuwita) pun tidak bisa menerangkan kepada kita bagaimana sistem pembayaran pajak ini,  guri mereka 35 orang, yang dibayarkan pajak ke kota pekanbaru cuma Rp900ribu.

Pada akhir hearing, Komisi II DPRD Kota Pekanbaru meminta pihak Darma Yudha dan Djuwita menyelesaikan masalah asuransi guru mereka
Pada akhir hearing, Komisi II DPRD Kota Pekanbaru meminta pihak Darma Yudha dan Djuwita menyelesaikan masalah asuransi guru mereka

Sementara ditanya berapa gaji guru-gurunya, mereka ragu-ragu mengatakannya kepada kita. Nah kedepan kita minta mereka hadir lagi dipemanggilan selanjutnya, membawa orang yang mengerti pembayaran pajak itu. Nah, bagaimana PAD kita meningkat kalau semua wajib pajak seperti ini. Kedepan komisi II akan memanggil semua wajib pajak dikota Pekanbaru,” tutupnya.(Galeri/YS)