UPZ Dinas Perikanan dan Kelautan  Kerjasama Dengan Baznas Provinsi Riau Bentuk Program BUDIKDAMBER

0
198

PEKANBARU (HPC)- Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Riau melakukan Kerjasama terkait Program Budidaya Ikan Didalam Ember (Budikdamber) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau.

Dalam paparan Program Budikdamber ini langsung di hadapan Pimpinan Baznas Provinsi Riau Dr. H. Saidul Amin, MA, Dr. Yahanan, M. Sy dan Kabag Pendistribusian Musliadi. S. Ag, berserta staf dan Karyawan Baznas Lain nya.

Program Budikdamber ini langsung disampaikan oleh Ketua UPZ Dinas Perikanan dan Kelautan Mulyadi Syam, S. pi, M. Si didampingi Ahli Budikdamber UPZ Sasprijon, S. Pi Sekretaris UPZ Itje Lestari,S.Si, M. Si dan Bendahara UPZ. Ummi Kalsum, S. Pi.

MENARIK DIBACA:  Orang tua M Fazrul Tak Henti Tahan Tangis saat Tim JB, Besuk Anaknya di RS

” ya Alhamdulillah siang ini kita bisa silaturahmi sekaligus melakukan Ekspos Program Budikdamber bersama Pimpinan serta Kabag di Baznas Provinsi Riau,” kata Ketua UPZ Diskanlut Mulyadi Syam, Selasa (25/8/2020)

Pimpinan Baznas Provinsi Riau Dr. H. Saidul Amin. MA menyambut baik dengan Program Budikdamber yang di paparkan Oleh UPZ Dinas Kelautan dan Perikanan Riau.

” ya Dalam waktu dekat ini kita melakukan Dering dengan Baznas Kabupaten, Kota se Provinsi Riau kita akan ajak pak Mul bersama untuk Mempersentasekan Program ini kepada Baznas Kota dan Kabupaten se Provinsi Riau. menjelaskan program ini. Nantik kami juga minta bapak bapak dapat memaparkan ini dengan mahasiswa unilak dan UiN, yang masuk dalam Program Riau Cerdas kami.” ujar nya.

MENARIK DIBACA:  Tidak Ada Penerapan K3, Komisi IV DPRD Pekanbaru Sidak Pembangunan Gedung Islam Centre Tenayan

Hal senada ditambahkan oleh Kabag Pendistrbusi dan Pendayagunaan Baznas Provinsi Riau Ustadz Musliadi, S. Ag.

” ya Tujuan dari kerjasama Program Budikdamber ini antara Baznas Privinsi Riau dan UPZ dinas kelautan dan Perikanan untuk meningkatkan Taraf Hidup Fakir Miskin (Dhuafa) dalam masa Pandemi covid ini, Paling tidak Menambah penghasilan sampingan Bagi Para Mustahik.” jelas Musliadi. (wn)