BAGANSIAPIAPI – (HALUANPOS.COM) Sejumlah Warga Labuhan Tangga Besar mendatangi Kantor Inspektorat Rokan Hilir yang berada di Kompleks Perkantoran Batu 6 Bagansiapiapi, Selasa (8/9/2026).

Kedatangan mereka untuk menyerahkan berita acara hasil musyawarah yang telah di lakukan oleh tokoh masyarakat, tokoh pemuda, perangkat Kepenghuluan dan masyarakat labuhan tangga besar pada Juni lalu. Berita acara diserahkan oleh perwakilan masyarakat dan diterima oleh Inspektorat Rohil.

Hasil musyawarah yang dituangkan dalam berita acara itu yang kemudian diserahkan ke Inspektorat Rohil tersebut diantaranya masyarakat meminta tranparansi dalam pengelolaan anggaran di Badan Usaha Milik Kepenghuluan (BumKep) Labuhan Jaya Mandiri tahun 2018 hingga 2023.

Perwakilan masyarakat Rudi menilai, pengelolaan anggaran Bumkep Labuhan Jaya Mandiri di Kepenghuluan Labuhan Tangga Besar selama lima tahun tidak mengedepankan transparansi. Ia menduga ada kejanggalan dalam realisasi anggaran tersebut.

MENARIK DIBACA:  Bupati Wajibkan Semua Pejabat Rohil Gunakan Medsos

Untuk itu masyarakat meminta agar inspektorat Rohil melakukan audit anggaran tersebut agar tidak terjadi penyelewengan yang dapat merugikan keuangan negara.

“Hari ini kami datang ke Kantor Inspektorat Rohil untuk menyerahkan berita acara hasil musyawarah yang kami gelar beberapa waktu lalu. Sejauh ini kami lihat tidak ada transparansi anggaran dalam pengelolaan dana Bumkep Labuhan Tangga Besar tahun 2018 hingga 2023, untuk itu kami meminta agar inspektorat melakukan audit terhadap anggaran tersebut,” ungkapnya.

Rudi berharap, berita acara yang telah diserahkan kepada inspektorat Rohil agar dapat segera di tindaklanjuti demi mendapatkan transparansi anggaran di tubuh Bumkep Labuhan Jaya Mandiri.

“Tentu kami berharap berita acara yang diserahkan hari ini ke Inspektorat Rohil agar dapat segera ditindaklanjuti dengan menurunkan tim untuk mengaudit pengelolaan anggaran di Bumkep Labuhan Jaya Mandiri,” pintanya.