PEKANBARU(Haluanpos.com)-
Anggota komisi III DPRD kota Pekanbaru, Doni Saputra, SH, MH mengkritisi kinerja Dinas Sosial kota Pekanbaru yang dinilai belum bekerja secara maksimal, terutama dalam penindakan gepeng dan penempelan stiker terkait bantuan PKH dan bantuan sosial lainnya.
” Seharusnya Dinas Sosial Pekanbaru terus bekerja, apalagi sebelumnya kami sudah sering mengundang rapat yang membahas berbagai persoalan di Dinas Sosial, namun kami di komisi III DPRD kota Pekanbaru menganggap Dinas Sosial tidak kerja sesuai dengan tupoksinya,” ungkap Doni Saputra. Senin(25/5)
Pertama masalah Gepeng, kita lihat gepeng semakin hari semakin banyak,
Jadi kita meminta kepada Dinas Sosial untuk melakukan tindakan-tindakan, apalagi Perda sudah ada yang mengatur tentang gepeng. Kalau kita sudah menyuarakan seperti ini, barulah mereka bekerja selama Dua hari, dan setelah itu dibiarkan saja lagi,” ungkap Doni Saputra.
Kemudian masalah penerima bantuan sosial, apakah itu PKH dan bantuan sosial yang lainnya. Awalnya kita dari komisi III DPRD kota Pekanbaru sudah menyarankan agar penerima bantuan tersebut tepat sasaran, maka perlu dibuat stiker dan ditempelkan pada rumah yang layak menerima bantuan sosial tersebut, seperti yang dilakukan Dinas Sosial Surabaya dan Dinas Sosial Padang Panjang, tetapi alasan dari Dinas Sosial Pekanbaru tidak ada anggaran untuk itu. Kami dari Komisi III siap memberikan bantuan anggaran, tetapi hal tersebut tidak respon baik oleh Dinas Sosial Pekanbaru,” ungkap Doni Saputra
Kita komisi III DPRD kota Pekanbaru melakukan koordinasi dengan pihak PKH, dan pihak PKH memberikan apresiasi kepada Dinas Sosial bahkan pihak PKH siap turun untuk membantu.
Sebenarnya guna stiker tersebut sebagai penanda agar bantuan yang diberikan itu betul-betul tepat sasaran. Kalau ada keluarga mampu namun masih menerima bisa segera diganti dengan keluarga lainnya yang semestinya layak menerima. Kita yakin, dengan ditempelnya striker bantuan tersebut, maka keluarga yang selama ini menerima bantuan dan sudah sejahtera maka mereka akan malu menerima bantuan sosial dari pemerintah,” ungkap Doni Saputra.(YS)
