Gubri: 99 Persen Hutan di Riau Dibakar Bukan Terbakar, Ini Cukongnya

0
70

SIAK(HPC)- Gubernur Riau Drs H. Syamsuar MS.i, menyebutkan terjadinya kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) di Riau ini sengaja dibakar bukan terbakar.

Hal ini dibeberkan orang nomor satu di Riau ini ketika memberi sambutan pada saat salat istisqa berjemaah di halaman parkir Kantor Camat Dayun, Kabupaten Siak, Rabu (18/9/2019) pagi.

“Kebakaran yang terjadi di Riau ini, 99 persen karena sengaja dibakar bukan terbakar. Pihak keamanan sudah menangkap beberapa orang yang disuruh membakar hutan untuk dijadikan lahan perkebunan,” ungkap Syamsuar.

Syamsuar juga menyebutkan, bahwa ada cukong yang membiayai masyarakat untuk membuka lahan kebun dengan cara dibakar.

“Kasihan dengan masyarakat yang tidak tahu-menahu, hanya menerima bayaran dari cukong akhirnya menjadi korban ditangkap dan harus menjalani proses hukum,” ujar Syamsuar.

MENARIK DIBACA:  Hasil Produksi Panen Meningkat, Petani Pematang Sikek Gelar Acara Syukuran

Baru-baru ini di taman hutan Teso Nelo di Pelalawan, kata Syamsuar, ada tiga orang warga yang ditangkap. Mereka adalah petani yang mendapat bayaran dari seorang cukong untuk membuka lahan. Karena ketidak tahuan masyarakat ini, akhirnya mereka ditangkap aparat penegakan hukum.

Sehari sebelumnya, seusai meninjau langsung lokasi kebakaran di Pelalawan, kepada wartawan Presiden RI Jokowi juga sempat mengatakan, bahwa kebakaran lahan yang terjadi di Provinsi Riau merupakan suatu tindakan yang sudah terorganisir. (rls)