Kecam Kekejaman Zionis Israel, Pemuda Muhammadiyah Kab. Kep. Meranti Ajak Masyarakat Boikot Produk Israel

0
374

MERANTI (HALUANPOS.COM)-Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Kepulauan Meranti, Amirlah Jeni, S.I.Kom mengutuk keras segala bentuk kekejaman Zionis Israel terhadap Palestina, terlebih hal itu dilakukan pada bulan yang diyakini oleh umat Islam sebagai bulan suci yakni bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1442 Hijriyah, ujar pria yang disapa Amir kepada Media, Minggu (16/05/21).

Dimana pada bulan itu kaum muslimin sedang melaksanakan kewajiban ibadah puasa sebulan penuh, yang membutuhkan kenyamanan dalam beribadah.

Namun kenyamanan melaksanakan ibadah di Palestina tidak tidak bisa didapatkan oleh kaum muslimin disana, dikarenakan adanya tindakan keji Zionis Israel dengan melakukan penyerangan maupun penahanan, bahkan untuk beribadah di Masjid Al-Aqso pun sulit untuk dilaksanakan.

MENARIK DIBACA:  BAZNAS Meranti Serahkan Bantuan Rumah Layak Huni Kepada Mustahik

Pembukaan undang-undang Negara Republik Indonesia tahun 1945 jelas menyatakan bahwa penjajahan diatas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan.

“Kami Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Kepulauan Meranti mengutuk keras segala bentuk kekejaman Israel terhadap Palestina, terlebih dilakukan pada bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah”, ungkap Amir.

Amir juga meminta Pemerintah Indonesia untuk menyampaikan kepada dewan keamanan PBB untuk segera melakukan tindakan perdamaian dan mengusut tuntas segala pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang dilakukan Israel terhadap Palestina, serta mengajak seluruh warga muhammadiyah dan masyarakat untuk memboikot segala produk Israel yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti.

MENARIK DIBACA:  Pemkab Meranti di minta Perhatian terhadap PT. NSP yang Melakukan PHK Sepihak

Sebagai bentuk keseriusan mengecam tindakan Israel Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah bersama Angkatan Muda Muhammadiyah Kabupaten Kepulauan Meranti akan menggelar ajakan untuk tidak mengkonsumsi dan membeli produk-produk Israel sebagai bentuk solidaritas terhadap kemerdekaan dan kebebasan Palestina dalam melaksanakan hidup maupun beribadah, pungkasnya. (Rilis)