Kuasa Hukum Riri Korban Penganiayaan Kirim Surat Perlindungan Hukum ke Kejati dan Polda Riau

0
111

PEKANBARU (HALUANPOS.COM)- Kuasa Hukum Riri Aprilia Kartini (27) korban Tindak Pidana Penganiayaan yang dilakukan oleh Oknum Polwan IDR dan Ibunya Yulianis terhadap Riri Aprilia Kartini wanita asal Kota Pekanbaru pada 22 September 2022 yang lalu, kini mengirim Surat Perlindungan Hukum ke Kejati Riau dan Polda Riau, pada Selasa (11/10/2022).

Kuasa Hukum Riri, Afriadi Andika, SH., & Associates mengirim Surat Perlindungan Hukum ke Kejati Riau bernomor : 48/AA/X/2022. dan ke Polda Riau dengan Nomor : 48/AA/X/2022.

Saat di temui Afriadi Andika, S.H., M.H didampingi oleh Abdul Hamid, S.H, Endang Suparta, S.H., dan Rifalda Rafita mengaku Surat Perlindungan Hukum tersebut dikirim karena banyaknya Pihak – Pihak yang ingin bertemu dengan Kliennya, untuk mengajak Korban, Berdamai dan Menyelesaikan Kasus tersebut dengan mencabut Laporan yang saat ini masih berjalan.

MENARIK DIBACA:  Selesai Basis, Siswa SMA Krida Asal Pekanbaru Kunjungi Sekolah - Sekolah

“Kami selaku Penasehat Hukumnya berkomitmen agar kasus ini diselesaikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku hingga mendapat Putusan Hakim, terus kami juga menghindari adanya pencabutan kasus ini, untuk itu kami meminta kepada Bapak agar memeberikan Atensi Khusus, Supaya kasus ini segera dilimpahkan yang kemudian di Sidangkan, kami juga menginginkan kasus ini segera disidangkan agar tidak ada lagi kasus serupa tidak terjadi lagi dan memberikan Efek Jera kepada pelaku,”tegas Andika dalam rilisnya Selasa (11/10/2022).

Selain itu, Andika juga menegaskan bahwa kliennya saat ini fokus untuk melanjutkan Kasus ini sesuai dengan ketentuan Hukum yang berlaku, apalagi Korban masih mengalami trauma dan ketakutan yang sangat Mendalam.

MENARIK DIBACA:  Saat Hearing Komisi IV dengan Pihak RS Andini, Terungkap Rumah Sakit Andini Tidak Miliki Standar IPAL, B3 dan IMB

“Kalaupun ada perdamaian nantinya, hanyalah meringankan, bukan menghentikan Kasus,”ungkapnya. (Rilis)