Pansus Raperda Kepariwisataan Masih Membahas Aturan Bersama Tim Tenaga Ahli

0
125

PEKANBARU(HPC)- Untuk penyelarasan Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah Kota Pekanbaru, maka ketua Pansus, Irman Sasrianto dan anggota serta didampingi penanggung jawab Pansus Ir Nofrizal MM membahas beberapa persoalan tentang Ranperda Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah Kota Pekanbaru bersama tim tenaga ahli Pansus, Selasa(7/1/2020) diruangan Komisi III DPRD kota Pekanbaru.

Usai pembahasan, Penanggung jawab Pansus, Ir Nofrizal MM mengatakan, Tadi kita membahas dengan tim tenaga ahli yakni Prof Harlen dan Dr Eni Sumiarsih tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah Kota Pekanbaru. Untuk penyelarasan terhadap Ranperda Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah Kota Pekanbaru, maka tadi ada beberapa masukan ataupun usulan-usulan dan perbaikan terhadap Ranperda tersebut. Tentunya hal ini akan kita bahas kembali secara bersama dengan Pemko Pekanbaru tentunya dengan Dinas Pariwisata Kota,” ungkap Nofrizal

MENARIK DIBACA:  Komisi penyuluh KP3K Riau taja Pelatihan Penyuluh se-Riau

Untuk Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah Kota Pekanbaru harus detail, harus betul-betul jelas dan termasuk pengaturan wilayahnya, sebab pembangunan kepariwisataan daerah kota Pekanbaru ini sangat perlu. Apalagi kota Pekanbaru merupakan central ataupun pusat ibu Provinsi Riau yang berintekgrasi dengan Kabupaten lainnya, seperti, Siak Sri Indrapura, Kampar, Rohul, Pelalawan, Rohil. Maka persoalan Ranperda ini betul-betul memiliki aturan yang jelas dan kuat untuk mengangkat pembangunan kepariwisataan daerah kota Pekanbaru,” ungkap Nofrizal

Kalau kita lihat tentang kepariwisataan kota Pekanbaru ini, tentunya potensi pariwisata dikota Pekanbaru memiliki potensi yang sangat besar dan menjanjikan. Kita dikota Pekanbaru memiliki potensi destinasi wisata dan termasuk pariwisata sejarahnya. Tetapi bagaimana kita memanfaatkan potensi itu menjadi besar. Makanya penataan wilayah kepariwisataan sangat perlu tetapi harus diperkuat dengan aturan yang kuat pula,” ungkap Nofrizal. (Yusuf)

MENARIK DIBACA:  Tingkatkan Kemampuan Personil Satlantas Gelar Pelatihan TPTKP Laka Lantas