UJUNG TANJUNG – (HALUANPOS.COM) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi resmi membuka program Pesantren Kilat bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kegiatan rohani yang dirancang untuk mempertebal keimanan ini dibuka secara resmi dengan dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tanah Putih.
Dalam sambutannya, Kepala KUA Tanah Putih menyampaikan apresiasi sekaligus memotivasi para warga binaan yang menjadi peserta. Beliau menekankan bahwa tujuan utama dari diselenggarakannya pesantren kilat ini adalah untuk memberikan penguatan pada dasar-dasar ilmu agama, menanamkan akhlak mulia, serta membekali WBP dengan tata cara ibadah praktis sehari-hari.
“Kami berharap program ini tidak sekadar menjadi rutinitas, melainkan menjadi bekal spiritual yang nyata bagi menjalani proses hijrah. Perubahan karakter yang lebih baik dan pemahaman ibadah yang benar adalah kunci utama saat nanti kembali ke masyarakat,” ujar Kepala KUA Tanah Putih dalam sambutannya.
Untuk memastikan tujuan tersebut tercapai, program pesantren kilat di Lapas Bagansiapiapi ini telah menyusun kurikulum intensif yang menyentuh berbagai aspek fundamental agama. Beberapa materi pokok yang akan dijalankan selama program berlangsung meliputi:
– Ilmu Fiqih Ibadah: Memberikan panduan praktis mengenai tata cara beribadah sehari-hari yang sah sesuai syariat.
– Akidah Akhlak: Menanamkan pondasi keimanan yang kuat serta pembentukan karakter dan perilaku yang mulia.
– Tahsin Al-Quran: Bimbingan khusus untuk memperbaiki tata cara membaca Al-Quran agar tartil, baik, dan benar.
Pihak Lapas Bagansiapiapi berharap melalui momentum pesantren kilat ini, para warga binaan dapat memanfaatkan waktu dengan optimal untuk menimba ilmu. Dengan sinergi bersama instansi keagamaan seperti KUA, Lapas Bagansiapiapi terus berkomitmen menghadirkan program pembinaan kepribadian yang berdampak positif bagi masa depan para WBP. (Rilis)
