PEKANBARU(Haluanpos.com)-
Reses anggota DPRD kota Pekanbaru, H Wan Agusti, SH, MH, di RW 10 Kelurahan Labuhbaru Barat Kecamatan Payung Sekaki didominasi masalah banjir, jalan yang rusak serta masalah perubahan desil yang dikeluhkan oleh masyarakat.Minggu(19/7)
Dimana reses tersebut juga dihadiri tokoh masyarakat, RW 10, RT, 1, 3, 5 serta ratusan masyarakat.
Hj Kamini salah satu warga RT 1 RW 10 mengeluhkan masalah banjir ketika hujan terjadi. Hujan sedikit saja maka banjir sudah mencapai semata kaki, apalagi kalau hujan begitu lama. Dengan persoalan banjir ini, Kami sudah letih, maka perlu perhatian pemerintah untuk memberikan solusi terhadap banjir yang terjadi. Dan begitu juga belum adanya perbaikan jalan yang rusak terutama Jalan Fajar I, untuk itu perlu juga perhatian pemerintah,” ungkap Kamini

Sedangkan Merfa, mengeluhkan masalah perubahan desil, padahal sebelumnya kami masuk desil 3, tiba-tiba berubah menjadi desil 6. Padahal kami dari keluarga tidak mampu. Dengan perubahan desil tersebut, masalah pendidikan anak kami menjadi terganggu. Untuk itu bagiamana solusi agar kita bisa masuk desil 1 hingga 3,” Ungkap Merfa
Memang persoalan banjir bukan persoalan baru yang terjadi ditengah masyarakat, bukan hanya dilingkungan RT 1 Kelurahan Labuhbaru Barat saja, tetapi juga terjadi di Rumbai, Senapelan dan wilayah lainnya. Sejauh ini kita dari DPRD kota Pekanbaru bersama pemerintah kota Pekanbaru sudah berupaya melakukan penanganan masalah banjir, seperti melakukan normalisasi drainase dan anak sungai, menerapkan sumur serapan dan program lainnya. Memang penanganan banjir ini memerlukan waktu dan biaya progres yang matang dari sehingga pemerintah sehingga kedepan solusi masalah banjir bisa teratasi,” ungkap Wan Agusti

Untuk masalah jalan yang rusak, hal ini akan menjadi catatan kita serta masalah perubahan desil yang terjadi ditengah masyarakat. Kita prihatin juga dengan banyaknya masyarakat yang mengeluh masalah perubahan desil, sehingga banyak kendala yang masyrakat hadapi. Jadi, untuk semua aspirasi masyarakat akan menjadi bahan kita untuk dibahas pada rapat paripurna laporan reses bersama pemerintah kota Pekanbaru.(YS)
