Suryati, S.Pd, M.Si, : Proses Belajar Tatap muka Terbatas SDN 115 Pekanbaru Tetap Ikuti Protokol Kesehatan

0
100

Pekanbaru(Haluanpos.com)-Kepala SDN 115 Pekanbaru, Kecamatan Marpoyan Damai, Suryati, S.Pd, M, Si secara tegas meminta kepada majelis guru dan siswa agar tetap mengikuti protokol kesehatan dalam proses belajar tatap muka terbatas,Selasa, 23 Februari 2021 yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan kota Pekanbaru.

“Kami dari SDN 115 kota Pekanbaru sudah menyiapkan semua hal dalam menghadapi pelaksanaan belajar tatap muka terbatas sesuai dengan protokol kesehatan yang telah diintruksikan oleh Disdik Pekanbaru kota Pekanbaru,” Ungkap Suryati.

“Dalam proses belajar tatap muka terbatas, maka siswa yang mengikuti belajar tatap muka di sekolah terbatas adalah siswa kelas VI dengan aturan siswa yang mengikuti belajar berjumlah 18 siswa setiap kelasnya. Untuk di SDN 115 Pekanbaru ini ada 8 kelas dalam pelaksanaan belajar tatap muka. Bahkan bagi siswa dan guru yang datang kesekolah akan dicek suhu badannya serta ditanyai kondisi kesehatannya. Apabila ada siswa dan guru yang kondisinya kurang sehat maka kami menghimbau agar siswa dan guru tidak boleh datang dalam mengikuti proses belajar mengajar tatap muka terbatas. Bahkan kami di sekolah menyiapkan masker, hand sanitizer, air cuci tangan dan sabun,” ungkap Suryati

MENARIK DIBACA:  Demi Terwujudnya Porkot Camat Tenayan Raya Matangkan Panpel

Dalam pelaksanaan kurikulum sama dengan daring, tetapi dengan belajar tatap muka terbatas ini lebih afektif lagi.Namun belajar daring tetap kami laksanakan. Sedangkan dalam menjalankan proses protokol kesehatan, maka kami di sekolah membuat aturan bahwa pintu masuk dan pintu pulang siswa berbeda,” jelas Suryati.

Perlu kami sampaikan bahwa para guru di SDN 115 Pekanbaru senantiasa melakukan gotong-royong bersama baik bersama aparat TNI(Arhanud) dan masyarakat lingkungan RW 02 Kelurahan Maharatu untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar sekolah. Mudahan-mudahan musibah covid-19 ini cepat berlalu sehingga proses belajar disekolah bisa berjalan seperti biasanya,” harap Suryati.(YS)