Imigrasi Kelas II TPI Bagansiapiapi, Gelar Pres Rilis Capaian Selama 2019

0
175

Bagansiapiapi – (HPC) Sepanjang tahun 2019, Kantor Imigrasi Kelas II Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bagansiapiapi telah menerbitkan paspor sebanyak 5.092, jumlah ini sedikit menurut dibandingkan dengan tahun lalu yang mencapai 5.258 paspor.

Demikian dikatakan Kepala Kanim Imigrasi Kelas II Bagansiapiapi, Junaedi didampingi Kasi Lalintalkim Keimigrasian Wira, Kasubsi Penindakan Hendrianus Aprianto dan Kasubag TU Ali Umar, pada konferensi pers capaian kinerja tahun 2019 di Bagansiapiapi, Selasa (31/12).

“Paspor yang diterbitkan tersebut untuk yang 48 halaman, sedangkan untuk penerbitan paspor 24 halaman nihil,” kata Junaedi. Selain dari kegiatan tersebut, pihaknya melaksanakan langkah pencegahan Tenaga Kerja Indonesia Non Prosedural (TKI NP) telah dilakukan penundaan 42 parpor yang diduga masuk kategori TKI NP.

MENARIK DIBACA:  Dua Pelaku Curat Di Kota Pekanbaru Diamankan Polsek Sukajadi

“Penangguhan itu dengan catatan harus ada persyaratan yang harus dipenuhi, seperti rekomendasi dari instansi terkait tujuannya agar perlindungan hukum benar-benar terjaga,” katanya.

Sementara terkait perlintasan di TPI pos lintas batas perairan Panipahan, terangnya memang sebelumnya ada untuk perlintasan keluar negeri reguler tapi sudah ditutup, kondisi yang sama sebelumnya juga ada pos lintas batas Perairan Sinaboi yang sekarang tutup.

Diterangkan untuk layanan keimigrasian WNA dalam tahun ini, Izin Tinggal Kunjungan (ITK) mencapai enam orang dari RRT dalam rangka keagamaan di Panipahan, dalam waktu satu hingga dua bulan. Ijin Tinggal Terbatas (ITAS) hanya terdapat satu orang karena penyatuan keluarga dan untuk Ijin Tinggal Tetap (ITAP) satu orang warga negara Singapura.

MENARIK DIBACA:  Eri sebut Irwan Nasir Bukan dalang Korupsi

Junaedi menambahkan untuk pengawasan orang asing, digiatkan dengan adanya Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) dan pihaknya gencar melaksanakan kegiatan, sosialisasi ke setiap kecamatan se-Rohil.”Alhamdulilah semuanya terlaksana dengan baik, tentunya hal itu merupakan indikator bahwa dalam pengawasan secara menyeluruh telah dilakukan,” katanya.