ROKAN HILIR – (HALUANPOS.CM) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi resmi memulai babak baru dalam operasionalnya. Pada hari ini, Kamis (4/6/2026), Lapas Bagansiapiapi sukses melaksanakan puncak kegiatan pemindahan dan relokasi seluruh operasional dinas serta warga binaan menuju gedung baru yang terletak di Ujung Tanjung.
Langkah besar ini diambil sebagai solusi konkret atas masalah kelebihan kapasitas (overcrowding) yang sudah menahun. Plh. Kakanwil Kemenkumham Riau, Lukman, menyatakan bahwa Lapas Bagansiapiapi selama ini menyandang predikat sebagai salah satu lapas terpadat di Indonesia.
“Lapas Bagansiapiapi ini kapasitas idealnya hanya untuk 98 orang, namun kemarin diisi hingga 990 orang. Perpindahan ke gedung baru di Ujung Tanjung ini sudah sangat mendesak demi kemanusiaan dan keamanan,” ujar Lukman.
Lebih lanjut, Lukman juga menekankan bahwa keberhasilan pemindahan skala besar ini tidak terlepas dari sinergi ketat antar-aparat penegak hukum guna mengantisipasi gangguan keamanan sepanjang jalur pergeseran.
“Proses pemindahan melibatkan pengawalan ketat dari aparat TNI, Polri, Brimob, serta dukungan petugas Lapas dari satuan kerja lain yang diperbantukan,” tambahnya.
Sementara itu, Kalapas Kelas IIA Bagansiapiapi menjelaskan bahwa pemindahan massal ini dilakukan secara bertahap sejak hari Rabu kemarin guna memastikan faktor keamanan dan kelancaran proses mobilisasi.
“Secara keseluruhan, total warga binaan yang direlokasi mencapai 987 orang. Pemindahan sudah kami cicil sejak kemarin sebanyak 50 orang, dan sisanya sebanyak 937 orang diselesaikan hari ini dalam dua gelombang agar berjalan aman dan tertib,” jelas Kalapas.
Pemindahan Awal (Rabu): Sebanyak 50 orang WBP telah dipindahkan terlebih dahulu sebagai tahap awal relokasi.
Gelombang Pertama (Kamis): Berangkat pukul 08.40 WIB mengangkut 475 WBP menggunakan 8 unit Bus Pariwisata, 2 unit Bus Transpas Besar, dan 3 unit Transpas Kecil. Rombongan tiba di Ujung Tanjung pukul 10.40 WIB.
Gelombang Kedua (Kamis): Berangkat pukul 13.55 WIB membawa 461 WBP, termasuk rombongan WBP wanita dan 4 WBP yang sedang sakit cacar (dikawal khusus menggunakan ambulans). Rombongan tiba di lokasi baru pada pukul 16.00 WIB.
Catatan: Terdata 1 orang WBP dari total keseluruhan saat ini masih dirawat intensif di RSUD sehingga penanganannya dikoordinasikan khusus.
Seluruh rangkaian penjemputan dan pemindahan rampung total pada Kamis sore pukul 16.00 WIB. Pihak Lapas Bagansiapiapi memastikan seluruh warga binaan yang terdata telah tiba di Lapas Ujung Tanjung dalam keadaan aman, lengkap, dan selamat.
Pascarelokasi, jajaran petugas langsung bergerak cepat melakukan penataan operasional, pengamanan lanjutan, serta penyesuaian blok hunian baru demi berjalannya fungsi pemasyarakatan yang optimal dan jauh lebih manusiawi di fasilitas yang baru. (Rilis)
