Ormas Laki Desak, Puluhan Warga Aceh Timur Tumbang, PT Medco Diminta Bertanggung Jawab

0
362

Aceh Timur (HALUANPOS.COM)-Perwakilan Cabang Laskar Antikorupsi Indonesia, Saiful Anwar Mendesak Perusahaan Migas PT Medco E&P Malaka diminta bertanggung jawab atas peristiwa keracunan yang dialami belasan warga di Desa Panton Rayeuk, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur, Jumat, 9 April 2021 pagi.

Ketua Laki Dpc Aceh Timur Saiful Anwar Penegasan itu ditegaskan Ketua Laki Perwakilan Cabang Aceh Timur pada media ini Jumat sore, menanggapi peristiwa jatuhnya korban akibat aroma bau busuk dan menyengat, yang diduga berasal dari aktifitas PT. Medco.

Saiful Anwar Mendesak PT.Medco harus bertanggungjawab atas kejadian ini, padahal kami sudah ingatkan Dan Mempertegaskan Dimedia dalam beberapa waktu lalu, agar tidak terulang lagi kasus pencemaran yang berdampak terhadap warga,” Ungkap Saiful Anwar

MENARIK DIBACA:  47 Penderita Bibir Sumbing Selesai Dioperasi

Tak hanya itu, Saiful Anwar turut mendesak agar Dinas Lingkungan Hidup Aceh Timur Dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Aceh untuk turun ke lokasi dan melakukan investigasi. Dan hasilnya harus disampaikan kepada publik Supaya masyarakat Tidak bertanya tanya .

Sebelumnya, sejak pagi Jumat ini hari, 19 warga Panton Rayeuk, di Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur dikabarkan keracunan akibat tercium aroma bau busuk yang diduga berasal dari bocoran Gas PT Medco.

Akibatnya warga mengalami pusing dan muntah-muntah hingga harus dirujuk ke Puskesmas dan rumah sakit yang ada di Kota Idi Rayeuk.

Sebelumnya, pada pertengahan Mei 2019 lalu, kejadian serupa juga pernah terjadi di Kecamatan Indra Makmue, Aceh Timur. Saat itu puluhan warga juga mengalami mual dan muntah-muntah akibat bau menyengat yang diduga berasal dari lokasi PT Medco. Ungkap Saiful Anwar. (Rls/ham)

MENARIK DIBACA:  Demi Kesejahteraan Petani, Pemkab Aceh Timur Dukung Rehabilitasi Embung Desa