Pelaku Pembunuhan Nurul Komariah Terungkap, Tersangka Dibekuk Polda Riau di Jakarta Utara

0
703
RM Alias Man Dibekuk pihak Kepolisian bertempat di Jl. Ekor kuning / semut Kec. Penjaringan Jakarta Utara (1/4/2018)

Kep. Meranti (HPC) — Tertangkapnya pelaku pembunuhan Nurul Komariah (30), yang ditemukan warga a.n Sdri Titin bersama kedua anaknya yang sedang mencari mosil di Jl. Tanjung harapan, Kelurahan Selatpanjang kota (25/3) ahad lalu.

Kronologis tertangkapnya Pelaku berinisial RM alias Man (40) melalui penyidikan tim gabungan dari unit 5 subdit 3 Dit reskrimum Polda Riau yang dipimpin oleh Kompol Taufiq hidayat melakukan backup tim dari Polres Meranti dipimpin Kasat Reskrim Polres Meranti AKP. Rusyandi zuhri Siregar, S,Sos. Penyelidikan keberadaan diduga tersangka di wilayah Jawa Barat. Kemudian Tim berkoordinasi dengan Dit Krimum Polda Jawa barat dan bergabung melaksanakan penyelidikan keberadaan tersangka.

Selanjutnya tim bergerak menuju sukabumi, namun setibanya di Sukabumi ternyata pelaku sudah bergeser menuju Jakarta. Atas dasar info tersebut, tim bergerak menuju Jakarta. Dan pada hari Minggu tanggal 1 April 2018 sekira jam 14.30 Wib bertempat di Jl. Ekor kuning / semut Kec. Penjaringan Jakarta Utara, telah dilakukan penangkapan terhadap pelaku pembunuhan dengan dasar LP / 21 / III / 2018 / RIAU / RES.KEP.MERANTI / SPKT / Tanggal 25 Maret 2018.

MENARIK DIBACA:  Ketua Penasehat PJI Demokrasi Riau Kecam adanya Tindakan Pembakaran Rumah dan Mobil Seorang Wartawati

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP La Ode Proyek melalui Kasat Reskrim Polres Kepulauan Meranti AKP Rusyandi Zuhri Siregar mengatakan kasus pembunuhan terhadap NK terjadi dengan motif rasa cemburu terhadap Istri , karena diduga Istrinya punya laki-laki lain pada saat bekerja sebagai TKI di Malaysia.

“Pelaku melakukan pembunuhan dengan cara mencekik, menendang , memijak dan dengan cara menggigit leher korban” Jelas Kasat Reskrim

Usai melakukan pembunuhan, tersangka membawa barang milik korban berupa Handphone merk samsung dan sudah di jual di daerah sarolangun Jambi seharga Rp.670.000,-. Guna melanjutkan keterangan tersebut akan didalami lagi untuk mengungkap motif dan cara2 yang di lakukan pelaku.

Alazhar selaku pengacara korban pembunuhan asal Meranti yang berdomisili di Jakarta mengatakan pelaku bisa terjerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, Pasal 333 KUHP tentang merampas kemerdekaan seseorang dan pasal 340 pembunuhan berencana dengan ancaman 20 tahun penjara atau hukuman mati.

MENARIK DIBACA:  Sarden Bantuan Pemda Meranti Bukan yang Dilarang Beredar

“Terimakasih dan apresiasi kepada pihak kepolisian yang telah berhasil menangkap pelaku dengan bukti, petunjuk dan kesaksian dari keluarga. Polisi bisa menerapkan pasal berlapis dan terberat bagi pelaku, itu semua kita serahkan kepada pihak kepolisian karena pihak kepolisian lebih mengerti tentang itu” tutup Alazhar saat diwawancarai haluanpos melalui WA pribadinya.***(mf)